Peneror Novel Baswedan Masih Gelap, Usulan Bentuk TGPF Kembali Muncul

Rabu, 27 Desember 2017 - 13:34 WIB
Peneror Novel Baswedan...
Peneror Novel Baswedan Masih Gelap, Usulan Bentuk TGPF Kembali Muncul
A A A
JAKARTA - Wacana pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali muncul.

Usulan pembentukan tim tersebut muncul karena hingga delapan bulan setelah kejadian, pelaku teror terhadap Novel tidak kunjung menemukan titik terang.

"Pemerintah harus segera membentuk tim pencari fakta," ujar Peneliti Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) Aradila Caesar Ifmaini Idris kepada SINDOnews, Rabu (27/12/2017). (Baca juga: Polisi Kembali Rilis Sketsa Terduga Penyerang Novel Baswedan )

Dia menambahkan, jangan sampai pesan yang diterima publik dan khususnya penegak hukum adalah upaya pemberantasan korupsi dapat dilawan dengan teror seperti yang dialami Novel Baswedan.

Ifmaini mengatakan, penegak hukum lain juga seharusnya mendorong penyelesaian perkara ini karena kasus ini juga menyangkut kerja mereka dalam pemberantasan korupsi.

"Mereka harus diberikan jaminan keselamatan kalau tidak mereka juga akan enggan mengusut kasus korupsi karena terancam teror," katanya.

Belum terungkapnya pelaku kasus itu dianggap Ifmaini mencerminkan kegagalan negara dalam memberikan jaminan perlindungan dan kepastian bagi keamanan para penyidik KPK dan penegak hukum secara umum.

Novel diserang pada 11 April 2017 lalu. Saat itu, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai melaksanakan salat Subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Peristiwa tersebut telah merusak kedua mata Novel. Saat ini penyidik KPK yang dikenal sering membongkar kasus kakap itu masih menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura.
(dam)
Berita Terkait
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Polisi Buru Pelaku Penyiraman...
Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras pada Sejoli di Cengkareng
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman...
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Polisi: Kadarnya 90 Persen
Berita Terkini
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved