Pastikan Kabar Tewasnya Bahrun Naim, Polri Minta Bantuan Interpol

Selasa, 05 Desember 2017 - 07:40 WIB
Pastikan Kabar Tewasnya...
Pastikan Kabar Tewasnya Bahrun Naim, Polri Minta Bantuan Interpol
A A A
JAKARTA - Polisi masih belum dapat memastikan kebenaran informasi terkait meninggalnya pentolan ISIS asal Indonesia yakni Bahrun Naim. Pria yang disebut-sebut menjadi dalang ledakan bom di Jalan MH Thamrin pada awal 2016 itu dikabarkan tewas dalam sebuah peristiwa pertempuran di Suriah.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengungkapkan pihaknya masih belum mendapat informasi resmi prihal tewasnya Bahrun Naim. Polisi masih terus menyelidiki kabar yang beredar tentang pria asal Solo, Jawa Tengah, tersebut.

"Masih didalami oleh Polri, masih dicari informasinya benar atau tidak," kata Martinus saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (5/11/2017).

Desas-desus kematian Bahrun Naim itu beredar di media sosial sejak Kamis 30 November. Selain mengonfirmasi pihak keluarga, Polri juga bakal koordinasi dengan Atase Kepolisian (Atpol) di Suriah dan meminta bantuan Interpol untuk melacak keberadaan sosok buronan Polri tersebut.

"Kita konfirmasi kepada keluarga. Kita tanya ke Atpol di luar negeri, ke Interpol, dan lain-lain," tutur mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Sebagaimana diketahui, selama ini Bahrun Naim kerap disebut sebagai pemimpin Jaringan Ansharut Daulah (JAD) yang merekrut sejumlah teroris di Indonesia dan bahkan sering kali mengajarkan cara meracik bom melalui grup-grup Telegram internal teroris.

Sepak terjangnya di dunia terorisme terendus sejak 2010. Lalu pada 9 November 2016, Bahrun Naim ditangkap Densus 88 Antiteror karena kedapatan menyimpan 533 peluru laras panjang kaliber 7,62 mm serta 31 butir peluru kaliber 9 mm.

Bahrun Naim diputus bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Surakarta dan diganjar 2 tahun penjara. Setelah selesai menjalani masa hukuman, ia pergi ke Suriah bergabung dengan ISIS pada 2014. Ia dilaporkan pergi ke Suriah dengan membawa satu anak dan dua istrinya. Saat itu istri mudanya sedang hamil.
(maf)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved