Polri Terima Penghargaan Terbaik PNBP Lebih dari Rp1 Triliun
Kamis, 30 November 2017 - 20:10 WIB
Polri Terima Penghargaan Terbaik PNBP Lebih dari Rp1 Triliun
A
A
A
JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat penghargaan terbaik pertama untuk kategori Kementerian atau Lembaga Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lebih dari Rp1 triliun dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Penghargaan ini diberikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang diwakili oleh Asrena Polri Irjen Pol Bambang Sunarwibowo di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017).
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, PNBP Awards 2017 ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mengoptimalkan pendapatan negara.
Dia mengatakan, dalam 10 tahun terakhir, kontribusi PNBP terhadap penerimaan negara mencapai 25%. Sebagai contoh dari sumber daya alam, kontribusi PNBP dari minyak mentah mencapai yang tertinggi sebesar Rp205 triliun pada 2014. Lalu harus anjlok dengan realisasi terendah hanya Rp44 triliun di 2016.
"Ini adalah tahun kedua, ini bukan sekadar award tapi juga memahami peranan PNBP. Saat masyarakat tahu apa yang didapat dari apa yang mereka bayar. Di situlah definisi negara yang maju dan bermartabat," ujar Sri Mulyani.
Asrena Polri Irjen Pol Bambang Sunarwibowo mengprestasi penghargaan tersebut. Menurut dia, penghargaan ini merupakan kerja keras dan kerjasama seluruh anggota Polri dan stakeholder terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Semoga di tahun selanjutnya akan lebih baik lagi," ungkapnya.
Penghargaan ini diberikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang diwakili oleh Asrena Polri Irjen Pol Bambang Sunarwibowo di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017).
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, PNBP Awards 2017 ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mengoptimalkan pendapatan negara.
Dia mengatakan, dalam 10 tahun terakhir, kontribusi PNBP terhadap penerimaan negara mencapai 25%. Sebagai contoh dari sumber daya alam, kontribusi PNBP dari minyak mentah mencapai yang tertinggi sebesar Rp205 triliun pada 2014. Lalu harus anjlok dengan realisasi terendah hanya Rp44 triliun di 2016.
"Ini adalah tahun kedua, ini bukan sekadar award tapi juga memahami peranan PNBP. Saat masyarakat tahu apa yang didapat dari apa yang mereka bayar. Di situlah definisi negara yang maju dan bermartabat," ujar Sri Mulyani.
Asrena Polri Irjen Pol Bambang Sunarwibowo mengprestasi penghargaan tersebut. Menurut dia, penghargaan ini merupakan kerja keras dan kerjasama seluruh anggota Polri dan stakeholder terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Semoga di tahun selanjutnya akan lebih baik lagi," ungkapnya.
(pur)