Jelang Munaslub, Persaingan Calon Ketum Semakin Ketat

Rabu, 29 November 2017 - 21:14 WIB
Jelang Munaslub, Persaingan...
Jelang Munaslub, Persaingan Calon Ketum Semakin Ketat
A A A
JAKARTA - Jelang pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar untuk mencari Ketua Umum Baru pengganti Setya Novanto, nampak persaingan dua poros yang digadang-gadang akan maju dalam kontestasi tersebut semakin ketat.

Kedua poros baik dari Airlangga Hartarto juga Idrus Marham sudah secara terang-terangan akan maju dalam kontestasi mengisi kursi Ketum Partai Beringin tersebut.

"Kalau seluruh keluarga besar Partai Golkar, utamanya para pimpinan tingkat provinsi dan kabupaten kota dan ada ridho Tuhan Yang Maha Kuasa maka tentu saya siap," ucap Plt Ketua Umum Idrus Marham saat dihubungi, Rabu (29/11/2017)

Menurutnya, jika maju menjadi calon Ketum nanti, tentunya punya peran untuk membesarkan partai sesuai ideologi terdahulunya, juga mempersiapkan Partai Golkar maju dalam Pilpres dan Pileg di 2019 mendatang.

"Nah 16 bulan ini, kami melanjutkan seluruh program, seluruh kegiatan kepengurusan yang ada harus kami efektifkan sedemikian rupa untuk melakukan gerakan yang ada," jelasnya.

Begitupun dengan Arilangga yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian juga telah mengatakan kesiapannya maju dalam Munaslub mendatang. Bahkan, dia mengklaim telah melakukan konsolidasi dengan DPD tingkat I untuk mengusung dirinya dalam kontestasi tersebut.

"Insya Allah, sudah 2/3 DPD I, Kita lihat dan tunggu perkembangan partai selanjutnya," ucap Arilangga saat dihubungi.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono mengklaim sebanyak 2/3 atau 24 dari 34 DPD tingkat I setuju melaksanaan munaslub.

"Kalau tidak salah informasinya kemarin dari Dedi (Ketua DPD I Jawa Barat Dedi Mulyadi -red) sudah 2/3 atau 24 DPD. Sudah oke," ucapnya saat dihubungi.

Menurutnya, jumlah 2/3 dukungan dari DPD I telah memenuhi persyaratan munaslub. "Sesuai dengan aturan AD/ART kita menyampaikan kepada DPP. Ini sudah terkumpul tanda tangan 2/3 DPD I yang minta diselenggarakan munaslub," jelasnya.

Dia juga menghimbau agar pelaksanaan Munaslub sesegera mungkin digelar, lantaran partai harus maksimal melakukan kerjanya menghadapi pileg dan pilpres 2019 mendatang.

"Munaslub harus dilaksanakan pertengahan Desember 2017. Karena kalau tidak, kita tidak bisa reborn, ini kaitannya dengan Pilkada Juni 2018, juga Pileg dan Pilpres 219 nanti," jelasnya.
(pur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved