KPU Keluhkan Kekurangan Tenaga PNS Hingga 4.400 Orang

Jum'at, 24 November 2017 - 08:24 WIB
KPU Keluhkan Kekurangan...
KPU Keluhkan Kekurangan Tenaga PNS Hingga 4.400 Orang
A A A
YOGYAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku kekurangan tenaga pendukung hingga 4.400 orang. Dari jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang ada saat ini sebanyak 5.300, idealnya KPU mempunyai tenaga PNS hingga 9.700 orang.

“Kondisi yang sekarang baru 51% yang dimiliki KPU, yaitu sekitar 5.300. Sisanya KPU masih mendapatkan pegawai pinjaman dari pemda atau instansi lain,” ujar Sekjen KPU Arif Rahman Hakim saat berbincang dengan sejumlah media di Yogyakarta, Kamis 23 November 2017.

Padahal, menurut Arif, syarat untuk mencapai pemilu sukses, salah satunya ditentukan dari sisi kelembagaan, dimana KPU dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang tumbuh dan kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan. “Namun kondisi yang kita hadapi saat ini memang masih belum sesuai dengan harapan yang ada,” ucap Arif.

Arif melanjutkan, dari hasil tabulasi yang dilakukan pihaknya, dari 549 satuan kerja (satker) yang dimiliki KPU, idealnya di setiap satker terisi jumlah PNS sesuai dengan yang dibutuhkan. Contoh untuk satker tingkat kabupaten/kota yang berjumlah 514, terisi setidaknya 17 PNS di masing-masing satker, di provinsi 35 PNS dan di pusat 600 PNS.

“Yang ada sekarang ini masih belum sesuai dengan jumlah yang kita butuhkan,” kata Arif.

Terkendala Anggaran
Upaya KPU meningkatkan kualitas SDM juga terbentur ketersediaan anggaran. Total dari anggaran rutin KPU yang dialokasikan pertahun hanya sebesar Rp1,7 triliun.

Jumlah ini baru mencukupi 50% kebutuhan penyelenggara pemilu atau sudah habis hanya untuk membiayai kegiatan operasional KPU di 549 satker. “Ini juga yang menjadi tantangan, sehingga setiap tahun kita hanya bisa memenuhi anggaran tersebut untuk operasional pegawai tanpa ketersediaan anggaran untuk pengembangan yang dibutuhkan,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved