Kondisi Masih Lemah, Pemeriksaan Kedua Setya Novanto Ditunda

Selasa, 21 November 2017 - 18:02 WIB
Kondisi Masih Lemah,...
Kondisi Masih Lemah, Pemeriksaan Kedua Setya Novanto Ditunda
A A A
JAKARTA - Pemeriksaan lanjutan atau kedua sebagai tersangka untuk ‎Ketua DPR sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov)‎, ditunda lantaran kondisinya masih lemah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pemeriksaan Setnov sebagai tersangka kasus e-KTP ini, merupakan pemeriksaan kedua. Pemeriksaan ini lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yakni pada Minggu 19 November 2017.

Pemeriksaan ini rencananya untuk mengonfirmasi sejumlah hal yang belum ditanyakan penyidik pada Minggu lalu.

"Sebagai tersangka tersangka punya hak untuk menyampaikan sesuatu seperti keinginan tersangka atau memilih tidak menyampaikan apapun," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Setya Novanto tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.26 WIB. Pemeriksaan Setnov didampingi kuasa hukumnya, Frederich Yunadi.

Sekitar pukul 15..02 WIB, Setnov terlihat menuruni lantai 2 ruang pemeriksaan menuju ruang steril. ‎Raut wajah Setnov tampak kelelahan. Tatapannya kosong. ‎Langkahnya lunglai. Dia tampak dipapah dua pengawal tahanan KPK.

Frederich Yunadi menuturkan, memang keberadaan Setnov di dalam selama lima jam. Tapi pemeriksaan dilakukan penyidik hanya 30 menit. Sisanya Setnov istirahat, shalat, makan, dan menunggu tim Polda selama dua jam yang ingin memeriksa‎ terkait kecelakaan mobil Kamis (16/11/2017).

Tapi pemeriksaan tim Polda juga batal dilakukan. "Jadi tadi diperiksa kelanjutan daripada pemeriksaan hari pertama. Yang mana pemeriksaannya selalu kan ditanya apakah dalam keadaan sehat? Dan beliau memang kondisi fisiknya lemah. Jadi masih belum bisa. dengan demikian pemeriksaan yang kedua ini tetap ditangguhkan," ujar Frederich.
(maf)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Berita Terkini
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved