Indonesia-Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan-Ekonomi

Jum'at, 10 November 2017 - 06:58 WIB
Indonesia-Korsel Sepakat...
Indonesia-Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan-Ekonomi
A A A
BOGOR - Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) menyepakati untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan pertahanan. Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia dan Korsel sepakat meningkatkan kemitraan kedua negara menjadi spesial strategis partnership dengan penajaman akselerasi industrialisasi di Indonesia. Menurut Presiden, pemerintah kedua negara sepakat untuk peningkatan investasi Korea Selatan hampir dua kali lipat di tahun 2017 ini.

Data investasi Korsel di Indonesia menunjukkan, pada 2015 total nilai investasi Korsel di Indonesia mencapai USD1,21 miliar. Sementara volume perdagangan yang melonjak 19,3% pada tahun 2017 ini, menurut Presiden Jokowi akan terus ditingkatkan.

Kerja sama di bidang industri kreatif juga akan ditingkatkan. Selain itu juga dia menitip kepada Presiden Moon terkait para pekerja Indonesia terutama yang bekerja di sektor perikanan. Pertemuan kemarin juga membahas konflik yang terjadi di Semenanjung Korea. Jokowi mengatakan, posisi Indonesia ialah mendesak Korea Utara untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB terkait denuklirisasi Semenanjung Korea dan menghentikan uji coba peluncuran misil.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, suatu kehormatan baginya menerima kunjungan kenegaraan dari Presiden Moon Jae-In di Istana Kepresidenan Bogor. “Kunjungan Presiden Moon merupakan kunjungan pertama ke negara ASEAN (setelah terpilih pada Mei 2017). Hal ini perlu dimaknai sebagai komitmen kuat untuk terus meningkatkan hubungan bilateral kedua negara,” katanya saat konferensi pers di Istana Bogor.

Tidak hanya melihat kawasan Istana Jokowi kemarin juga membawa Presiden Moon mengunjungi Bogor Trade Mall. Dalam kesempatan itu, Moon membeli batik berwarna merah dan memilihkan batik warna biru untuk Jokowi. Selain membeli batik, Moon juga menyempatkan diri minum di salah satu kios teh yang berada tidak jauh dari toko batik.

Presiden Korsel Moon Jae In mengatakan, dia dan Presiden Jokowi memiliki kesamaan yaitu mengutamakan rakyat, dan pengembangan ekonomi bersifat toleran. Berdasarkan kesamaan tersebut, Moon meyakini, ini akan menjadi kesempatan bagus menumbuhkan pemahaman bersama di antara kedua negara.

Indonesia-Korsel juga bersepakat untuk mempertahankan kerja sama industri pertahanan
terutama untuk kelancaran pembangunan jet tempur. “Saya yakin sekali pertemuan seperti ini akan menjadikan hubungan bilateral menjadi kuat,” katanya.

Untuk meningkatkan kerja sama, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Korsel kemarin menggelar forum bisnis. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, bahwa Korea merupakan mitra strategis Indonesia untuk mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan nasional, terutama pembangunan infrastruktur, energi, kawasan industri, pariwisata dan industri maritim. (Neneng Zubaidah/Inda Susanti)
(nfl)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved