Peredaran Film Indonesia Akan Digencarkan di Daerah

Rabu, 08 November 2017 - 07:32 WIB
Peredaran Film Indonesia...
Peredaran Film Indonesia Akan Digencarkan di Daerah
A A A
JAKARTA - Jumlah film Indonesia semakin meningkat. Pemerintah akan mendukungnya dengan mengintensifkan bantuan pemutar film ke daerah-daerah.

Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud Maman Wijaya mengatakan, pemerintah akan terus mendukung perfilman Indonesia agar terus maju di tanah air. Oleh karena itu Kemendikbud pun memberikan dukungan yang intinya agar lebih banyak film Indonesia dikenal dan diedarkan di Indonesia. Potensi film Indonesia untuk maju pun ada sebab hampir seluruh provinsi sudah ada bioskop. "Dari data yang ada hanya ada lima provinsi yang belum ada bioskop," katanya saat konferensi pers Festival Film Indonesia 2017 di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Maman melanjutkan, dari sisi kebijakan ada kemudahan izin usaha pertunjukan film di daerah. Termasuk juga izin penjualan DVDnya.Usaha lain adalah adanya regulasi peredaran film melalui Permen diusahakan bisa segera ditandatangani agar ada kepastian bagi pengusaha bioskop yang ingin membuka usahanya di daerah.

Maman menerangkan, Kemendikbud juga mengirim peralatan pemutar film ke daerah 3T dengan mengirimkan mobil bioskop keliling. Sampai sekarang, kata dia, mobil bioskop ini sudah beredar di 105 kabupaten terpencil. Dia menjelaskan, Kemen PU PR juga menargetkan membangun 1.500 tempat pemutaran film di ruang terbuka.

"Tahun ini juga kami menganggarkan alat pemutar film tanpa mobil (mobil bioskop). Sebab banyak daerah yang tidak bisa ditembus mobil. Alat ini akan bisa masuk ke pelosok-pelosok tanah air," katanya.

Sementara itu Ketua Fasilitas Pembiayaan Film Badan Perfilman Indonesia (BPI) Agung Sentausa mengatakan, tahun ini bisa disebut sebagai momentum antusiasme menonton film Indonesia di bioskop. Dari data yang dia jabarkan, pada 2016 ada 131 judul film dan semester 1 2017 sudah ada 62 judul film. Dilihat dari jumlah penonton pada 2016 ada 274.000 penonton dan 2017 per semester satu sudah ada 282.000 penonton. "Optimis sampai Desember nanti penonton akan lebih banyak dari 2016," katanya.

FFI yang akan digelar di Manado pada 11 November mendatang akan mengundang 400 aktor, aktris dan pembuat film. Total ada 1.000 undangan yang sudah disebar. Kata dia, FFI akan disiarkan langsung oleh Global TV dan Inews.

Perwakilan dari Asosiasi Sutradara Film Indonesia Lasya Susetya menambahkan, FFI tahun ini spesial karena asosiasi diajak untuk merekomendasi film yang secara profesi diunggulkan. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Diskusi Bertajuk Pengembangan...
Diskusi Bertajuk Pengembangan Pasar Film dan Persaingan Usaha
Hari Film Nasional dan...
Hari Film Nasional dan Platform Educinema
Netflix Targetkan Bawa...
Netflix Targetkan Bawa Lebih dari 50 Film Bioskop Indonesia pada 2024
5 Film Cocok Ditonton...
5 Film Cocok Ditonton untuk Peringati Hari Ayah Nasional
Hari Film Nasional,...
Hari Film Nasional, FFI Usung Tema Perempuan: Citra Karya & Karsa
7 Film Terbaik tentang...
7 Film Terbaik tentang Hubungan Ayah-Anak untuk Rayakan Hari Ayah Nasional
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved