Setnov: Padat Karya Cash Keren dan Solusi Jitu Mendorong Daya Beli

Jum'at, 03 November 2017 - 19:42 WIB
Setnov: Padat Karya...
Setnov: Padat Karya Cash Keren dan Solusi Jitu Mendorong Daya Beli
A A A
JAKARTA - Pada Januari 2018, Presiden Joko Widodo akan meluncurkan program Padat Karya Cash yang diatur dalam Peraturan Presiden. Memanfaatkan dana desa Rp60 triliun lebih serta melibatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Pertanian, program ini diyakini dapat memberikan efek besar bagi perekonomian masyarakat.

Bagi Ketua DPR RI Setya Novanto, program Padat Karya Cash sekaligus menunjukan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat menengah ke bawah. Ini sebagai bagian dari menjalankan amanat sila ke-5 Pancasila yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Padat Karya Cash adalah solusi jitu Presiden Jokowi dalam meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di daerah, khususnya di perdesaan. Data BPS menunjukan, per Maret 2017 penduduk miskin di pedesaan turun, dari 17,28 juta pada September 2016 menjadi 17,10 juta pada Maret 2017. “Saya yakin, melalui program Padat Karya Cash, angka kemiskinan akan kembali berkurang" kata Setnov di Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Setnov menilai Padat Karya Cash menjadikan pemberdayaan masyarakat diselenggarakan dengan partisipatif dan mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang baik. Bukan memberikan uang secara cuma-cuma, namun Presiden Jokowi mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan.

"Program Padat Karya Cash ini keren sekali. Masyarakat menengah bawah, terutama saudara-saudara kita yang tidak mampu, bisa memperoleh pekerjaan dan terlibat langsung dalam pembangunan di daerah dan desanya. Pembangunan jadi terus bergerak, masyarakat juga mendapatkan tambahan pemasukan. Efeknya, tentu daya beli juga akan meningkat," tuturnya.

DPR RI melalui Komisi V maupun komisi terkait lainnya akan berpartisipasi dalam program Padat Karya Cash."Kita tidak ingin program bagus yang sudah dirumuskan Presiden Jokowi ini tidak berjalan dengan baik di lapangan. DPR RI sebagai mitra kerja pemerintah dan juga dalam menjalankan fungsi pengawasan, akan terlibat aktif mengawasi jalannya program ini," jelasnya.
(poe)
Berita Terkait
DPR Kumandangkan Lagu...
DPR Kumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Setiap Pagi
Anggota DPR Bakal Dapat...
Anggota DPR Bakal Dapat Tanda Penghargaan Jelang Purnatugas
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Para Guru Besar Desak...
Para Guru Besar Desak DPR Usut Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Eksekutif
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved