Surya Tjandra Bersama 2 Pengacara Muda Daftar Jadi Caleg PSI

Rabu, 01 November 2017 - 07:55 WIB
Surya Tjandra Bersama...
Surya Tjandra Bersama 2 Pengacara Muda Daftar Jadi Caleg PSI
A A A
JAKARTA - Surya Tjandra bersama Dini Purwono dan Rian Ernest mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Ketiganya datang langsung ke Basecamp PSI di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, kemarin.

Pendaftaran Surya bersama Dini dan Rian menjadi caleg PSI ini diterima langsung oleh jajaran pengurus DPP PSI. Ketua Umum PSI Grace Natalie sangat mengapresiasi kehadiran mereka bertiga.

“Hari ini saya merasa bangga dan terharu. Tiga advokat terbaik di negeri ini telah memutuskan terjun ke politik menjadi caleg PSI. Mereka juga alumni terbaik dari kampus hebat di dunia, dan mereka juga kompeten di bidangnya” tutur Grace lewat rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (1/11/2017).

Grace percaya, kelak dengan masuknya ketiga lawyer ini ke dalam sistem politik Indonesia, pasti ada perubahan terbaik untuk negeri ini. “Tapi berjuang dari dalam untuk perbaikan sistem akan susah kalau sendiri-sendiri, jadi harus berjamaah melakukan perbaikan” ujar Grace.

Tiga pengacara muda yang andal ini, meski sama-sama berprofesi sebagai lawyer, tapi memiliki fokus hukum berbeda. Surya Tjandra, lawyer yang banyak membantu buruh di Indonesia dan internasional. Rian Ernest merupakan lawyer muda yang pernah menjadi staf hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Rian juga sering menjadi whistle blower ke KPK atau Bareskrim Polri untuk tindak korupsi oknum PNS di DKI. Dini menangani masalah hukum korporasi terkait investasi dan pasar modal.

Banjir apresiasi dan dukungan dari tokoh-tokoh publik menghampiri ketiga advokat ini, khusus testimoni untuk Surya, Direktur Amnesty International Indonesia dan Aktivis HAM Usman Hamid, dan Pegiat Antikorupsi Luki Djani percaya Surya Tjandra akan membawa pengaruh yang signifikan di dunia politik Tanah Air.

“Saya sahabat Surya, barangkali sudah 20 tahun kenal sejak di LBH. Surya adalah seorang aktivis, dan lebih dari itu dia juga seorang intelektual. Keputusan politik Surya untuk masuk di dalam partai mengingatkan saya peranan kaum aktivis dan intelektual di awal-awal sejarah kemerdekaan, seperti Sutan Syahrir, Tan Malaka, Soekarno, dan Bung Hatta. Keputusan politik Surya adalah keputusan yang berani, karena situasi politik kita diisi oleh begitu banyak orang yang sulit untuk dipercaya,” tegas Usman Hamid.

“Kita butuh orang-orang yang bisa mengartikulasikan kepentingan masyarakat dan membawanya dalam satu bingkai politik baru. Kita membutuhkan terobosan-terobosan di mana suara-suara dan kepentingan masyarakat, terutama kaum muda bisa diperjuangkan. Dan saya pikir Surya bisa melakukan itu, membuat dan mempengaruhi warna politik Indonesia dan memperkenalkan politik transformatif,” tutur Luki Djani.
(kri)
Berita Terkait
Tinggalkan PSI, Fadli...
Tinggalkan PSI, Fadli Noor jadi Konsultan Politik
Demi Keamanan, Penggunaan...
Demi Keamanan, Penggunaan CCTV dan HT di Lingkungan Warga Dinilai Penting
Mantan Sekretaris DPD...
Mantan Sekretaris DPD Hanura Pimpin PSI Sulsel
Penjelasan Antonius...
Penjelasan Antonius Yogo Prabowo terkait Partainnya di Pemilu 2024
Jubir PSI Sebut OMO...
Jubir PSI Sebut OMO FOLU Tak Bebani Anggaran Negara
Menteri Hukum Serahkan...
Menteri Hukum Serahkan SK Kepengurusan PSI kepada Sekjen Raja Juli Antoni
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved