Sinergi Lintas Sektor Penentu Keberhasilan Pengembangan Kampung KB

Kamis, 12 Oktober 2017 - 13:39 WIB
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Penentu Keberhasilan Pengembangan Kampung KB
A A A
JAKARTA - Pengembangan program Kampung KB di Indonesia harus didukung semua pihak. Tidak bisa pengembangan program ini mengandalkan partisipasi masyarakat.

Plt Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Agus Sukiswo berharap kepada mitra kerja agar lebih proaktif dan tidak segan untuk merancang kegiatan bersama-sama.

“Khususnya untuk program Kampung KB, dan lebih jauhnya program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, kami mengharapkan sinergi dan koordinasi semua pihak,” katanya saat membuka acara Forum Komunikasi Kemitraan di Jakarta, Rabu (11/10/2017) dalam rilis yang diterima SINDOnews.

Kampung KB merupakan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk optimalisasi program KB yang masih banyak terkendala. Program Kampung KB pertama kali dicanangkan pada 14 Januari 2015 di Desa Mertasinga, Cirebon, Jawa Barat.

Kampung KB dikembangkan sebagai model dan metode penggarapan daerah-daerah untuk memastikan setiap wilayah Indonesia dijangkau oleh pelayanan informasi, pelayanan teknis medis dan pelayanan pengasuhan keluarga. Saat ini, program Kampung KB telah berjalan dengan capaian 1 kampung KB per kabupaten/ kota di tahun 2016, berlanjut dengan perluasan program pembentukan 1 Kampung KB di setiap kecamatan.

Asisten Deputi Kependudukan dan KB Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Imam Pasli menyampaikan beberapa arahan Jokowi tentang program yang tengah berjalan ini. Imam mengatakan, Kampung KB termasuk dalam salah satu di antara program percepatan pembangunan desa secara terpadu.

Presiden berharap program Kampung KB tidak berhenti di pencanangan saja. “Untuk itu, peran kepala daerah perlu ditingkatkan untuk menyukseskan kampung KB. Selain itu, Kampung KB juga harus memiliki sasaran yang jelas dan indikator yang terukur,” katanya.

Di hadapan forum yang turut mengundang beberapa perwakilan dari kabupaten/kota, Imam menekankan agar pihak-pihak yang terkait langsung dengan program KB dapat memastikan bahwa intervensi kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang dilakukan memang betul-betul dibutuhkan sehingga tidak terjadi ketidaksesuaian dan salah sasaran.

“Perlu semua sektor untuk mengembangkan kampung KB. Setiap kementerian dan lembaga, pasti memiliki program di setiap level terendah. Ini akan mempermudah sinergi program untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
(poe)
Berita Terkait
Tingkatkan Layanan KB...
Tingkatkan Layanan KB Lewat Inovasi, Kemendukbangga/BKKBN Berikan Apresiasi
BKKBN Sulsel Masifkan...
BKKBN Sulsel Masifkan Bulan Pelayanan KB Jelang Hari Kontrasepsi Sedunia
Kesetaraan Gender dalam...
Kesetaraan Gender dalam Ber-KB
BKKBN Sebarluaskan Program...
BKKBN Sebarluaskan Program Bangga Kencana, Strategi Tekan Angka Stunting
Keseriusan Ganjar Pranowo...
Keseriusan Ganjar Pranowo Tangani Stunting Diapresiasi
BKKBN Apresiasi Pelayanan...
BKKBN Apresiasi Pelayanan KB di Kabupaten Pangkep
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Faktor Penentu Serangan...
Faktor Penentu Serangan Balasan Ukraina ke Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved