Kasus Novel 6 Bulan Berlalu, Fahri: Pelindo Juga Sudah 2,5 Tahun

Rabu, 11 Oktober 2017 - 12:01 WIB
Kasus Novel 6 Bulan...
Kasus Novel 6 Bulan Berlalu, Fahri: Pelindo Juga Sudah 2,5 Tahun
A A A
JAKARTA - Kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan terjadi enam bulan lalu. Namun, hingga kini pelaku teror terhadap penyidik senior KPK itu belum terungkap.

Ketika dimintai tanggapannya mengenai hal tersebut, Wakil Ketua DPR Fahri mengatakan banyak orang yang menjadi korban malapraktik hukum di Indonesia, tidak hanya Novel Baswedan.

Bahkan, kata dia, kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II pun sudah sekitar 2,5 tahun. "Kasus Pelindo juga sudah 2,5 tahun. Jadi, kasus delay di Indonesia ini banyak. Yang menderita akibat malapraktik hukum itu banyak," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Seperti diketahui, KPK telah menangani kasus dugaan korupsi di Pelindo sejak tahun 2015. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan RJ Lino, Direktur Utama PT Pelindo II saat itu.

Ketika ditanya secara khusus mengenai kasus Novel, Fahri menegaskan enggan mengomentari kasus per kasus.

"Saya enggak mau satu-satu gitu. Ada banyak orang seperti itu. Makanya dari dulu ini adalah, menurut saya, kita enggak mau memperbaiki sistem, sibuk ngurusin kasus per kasus, akhirnya begitu melanda kita semua, kita ngambil satu persatu," ungkapnya.

Padahal, lanjut dia, yang menderita akibat hukum tambal sulam itu sangat banyak. "Jadi, itu misinya tim hore lah ya untuk mengangkat isu ini, tapi jangan lupa malapraktik akibat KPK juga‎ ada banyak. Jadi saya mengajaknya tidak mau concern ke orang perorangannya," bebernya.

Dia mengaku sejak lama mengajak untuk memperbaiki sistem hukum Indonesia. "Sebab kalau anda tidak mau memperbaiki sistem, anda juga jadi bagian apa yang menjadi korban sistem itu sendiri. Makanya perlu perbaikan sistem ini. Jangan dipartisankan ya," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Polisi Buru Pelaku Penyiraman...
Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras pada Sejoli di Cengkareng
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman...
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Polisi: Kadarnya 90 Persen
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved