Bandar Harus Dicincang, DPR: Semangat Perang Berantas Narkoba
Rabu, 11 Oktober 2017 - 11:37 WIB
Bandar Harus Dicincang, DPR: Semangat Perang Berantas Narkoba
A
A
A
JAKARTA - Saran Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso agar para bandar narkotika tak hanya diancam hukuman mati namun juga dicincang, dinilai sebagai semangat untuk terus berperang melawan Narkoba.
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto menyambut positif saran Budi Waseso tersebut. Diketahui, selain menyarankan itu, Budi Waseso (Buwas) juga menegaskan jika ada oknum penjaga lembaga pemasyarakatan (Lapas) terlibat kerjasama dengan bandar Narkoba, wajib harus dihukum mati.
"Saya memahami yang diungkapkan Buwas adalah pesan yang mendasar kepada kita semua, bahwa ancaman bahaya narkoba semakin marak dan meningkat meskipun BNN, Pemerintah beserta masyarakat tiada henti untuk memberantas Kejahatan Narkoba," kata Didik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
Dia pun mengapresiasi Budi Waseso yang akan menghukum mati para oknum penjaga Lapas yang terlibat dalam peredaran Narkoba. "Saya sangat setuju pemberatan hukuman terhadap para aparat negara termasuk hukuman mati apabila ada oknum yang ikut menjadi pengedar dan bandar narkoba," kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini.
Maka itu, dia meminta kepada seluruh komponen bangsa agar bersatu dan bekerja sama agar kejahatan narkoba bisa dihentikan. "Saya sangat setuju dengan semangatnya dan mengajak segenap anak bangsa secara serius berperang melawan narkoba, melawan Narkoba untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa adalah hal mutlak dan tidak bisa ditawar lagi," tuturnya.
Salah satunya, lanjut dia, melalui gerakan karang taruna yang mengawal anak-anak pemuda agar bebas dari Narkoba.
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto menyambut positif saran Budi Waseso tersebut. Diketahui, selain menyarankan itu, Budi Waseso (Buwas) juga menegaskan jika ada oknum penjaga lembaga pemasyarakatan (Lapas) terlibat kerjasama dengan bandar Narkoba, wajib harus dihukum mati.
"Saya memahami yang diungkapkan Buwas adalah pesan yang mendasar kepada kita semua, bahwa ancaman bahaya narkoba semakin marak dan meningkat meskipun BNN, Pemerintah beserta masyarakat tiada henti untuk memberantas Kejahatan Narkoba," kata Didik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
Dia pun mengapresiasi Budi Waseso yang akan menghukum mati para oknum penjaga Lapas yang terlibat dalam peredaran Narkoba. "Saya sangat setuju pemberatan hukuman terhadap para aparat negara termasuk hukuman mati apabila ada oknum yang ikut menjadi pengedar dan bandar narkoba," kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini.
Maka itu, dia meminta kepada seluruh komponen bangsa agar bersatu dan bekerja sama agar kejahatan narkoba bisa dihentikan. "Saya sangat setuju dengan semangatnya dan mengajak segenap anak bangsa secara serius berperang melawan narkoba, melawan Narkoba untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa adalah hal mutlak dan tidak bisa ditawar lagi," tuturnya.
Salah satunya, lanjut dia, melalui gerakan karang taruna yang mengawal anak-anak pemuda agar bebas dari Narkoba.
(pur)