Kampanye Merawat Kebinekaan melalui Pergelaran Wayang Kulit

Selasa, 10 Oktober 2017 - 04:53 WIB
Kampanye Merawat Kebinekaan...
Kampanye Merawat Kebinekaan melalui Pergelaran Wayang Kulit
A A A
PATI - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tak henti mengampanyekan pentingnya menjaga nilai-nilai kebinekaan dan kebangsaan di berbagai daerah. Kampanye tersebut antara lain digelar dengan pertunjukan wayang kulit seperti dilakukan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (7/10/2017).

Wayangan yang berlangsung di Desa Langgengharjo, Kecamatan Juwana ini meriah karena menghadirkan dalang kondang Ki Warseno Slank. Tak hanya itu, wayangan bertema Merawat Kebinekaan Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera ini juga mendatangkan bintang tamu seniman Yati Pesek dan Gareng asal Kota Semarang.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, wayangan digelar agar masyarakat di segala lapisan terus memiliki kesadaran bersama pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kebinekaan, menurut dia, merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi bangsa Indonesia. Keragaman ini wajib disyukuri oleh semua warga masyarakat.

"Juga harus dijadikan energi positif dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara yang besar, damai, dan sejahtera," ujarnya saat membuka pentas wayang.

Kebinekaan dan keragaman, lanjut Niken, merupakan potensi bangsa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Sebab, para pendiri bangsa telah mengajarkan dan memberi contoh bahwa walaupun berbeda-beda baik agama,suku, etnis, ras, dan budaya tapi tetap bersatu

Dia juga mengakui akhir-akhir ini bangsa Indonesia tengah diuji semangat persatuan dan kesatuannya melalui mewabahnya pemberitaan dan informasi yang bernuansa fitnah dan provokasi. Ujaran kebencian dan informasi hoax setiap saat berlalu lalang di media sosial (medsos), bahkan tidak sedikit para penggunanya percaya dan ikut membagikan berita-berita negatif tersebut.

Niken mengajak pada masyarakat di Kabupaten Pati untuk berhati-hati dalam bermedsos. "Bijak dalam menggunakan internet, jangan larut dalam menyampaikan ujaran kebencian," pintanya.

Anggota Komisi I DPR Dapil Jateng III Evita Nursanty menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan modal untuk membangun kekuatan bangsa. "Keanekaragaman ini harus disyukuri, salah satunya dengan merawat kebinekaan ini dengan sebaik-baiknya," katanya.

Dia berharap masyarakat Pati untuk tidak ikut menyebarkan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
(zik)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved