Janji Haji Bersama Terwujud Setelah 34 Tahun Menikah
Selasa, 12 September 2017 - 21:30 WIB
Janji Haji Bersama Terwujud Setelah 34 Tahun Menikah
A
A
A
MEKKAH - Janji Lukman Nurali (60) kepada istri, Sri Widayati (52) saat baru menikah 34 tahun lalu akhirnya terwujud.
Sebuah penantian panjang yang akhirnya terlaksana, yakni janji melaksanakan ibadah haji bersama.
"Saya janji sama istri waktu menikah, nanti kita akan berhaji bersama kalau ada rezeki," ungkap Lukman jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 44 Embarkasi Surabaya (SUB 44) saat tiba di pemondokannya, Hotel Elaf Al Bustan, Madinah, Selasa (12/9/2017) siang.
Pasangan suami istri ini tiba bersama 440 jamaah lainnya dari Kota Mekkah. Mereka menempuh perjalanan selama 5–6 jam.
Dari wajah pasutri itu terpancar aura bahagia. Sang istri yang berada di sampingnya hanya tersenyum mengingat kembali janji Lukman, suami tercinta.
Padahal sewaktu melontarkan janji itu, kondisi keuangan awal menikah hanya cukup untuk makan. Namun Lukman yakin jika ada niat kuat maka ada jalan mewujudkannya.
Sehari-hari Lukman bertani dan berkebun menanam sayur. Jika panen, warga Batu, Malang, Jatim itu menjualnya kepada tengkulak. Sekali panen bisa untuk mencukupi kebutuhan makan dan ditabung. Sementara istrinya seorang guru sekolah dasar (SD).
"Dia mengajar pelajaran umum," sebut Lukman.
Bertahun-tahun menabung, pada 2010 uang mereka akhirnya cukup untuk biaya menunaikan ibadah haji. "Saya langsung daftar bersama istri saya, alhamdulillah," katanya bersyukur.
Tujuh tahun kemudian Lukman-Sri masuk dalam kuota keberangkatan haji tahun 2017. Bertahun-tahun penantian akhirnya pasutri itu bisa menginjakkan kaki di Tanah Haram.
"Alhamdulillah, proses ibadah haji saya berjalan lancar," kata bapak dua anak ini.
Selama proses ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, keduanya merasa dilancarkan ibadahnya. Dia bersama istri menjalankan ibadah di Armina dengan lancar. "Semua dimudahkan," katanya.
Kini keduanya bersama ribuan jamaah haji dari Indonesia yang tiba di Madinah hari ini, akan menjalankan ibadah sunah arbain di Masjid Nabawi. Arbain adalah salat wajib berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.
Selama 8–9 hari, jamaah haji Indonesia akan berada di Kota Nabi. Setelah pelaksanaan arbain selesai, mereka segera dipulangkan ke Tanah Air.
Lukman pun berharap bisa berdoa di Raudhah, taman surga di Masjid Nabawi. "Itu adalah tempat mustajab. Semoga bisa berdoa di sana," kata Lukman.
Sebuah penantian panjang yang akhirnya terlaksana, yakni janji melaksanakan ibadah haji bersama.
"Saya janji sama istri waktu menikah, nanti kita akan berhaji bersama kalau ada rezeki," ungkap Lukman jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 44 Embarkasi Surabaya (SUB 44) saat tiba di pemondokannya, Hotel Elaf Al Bustan, Madinah, Selasa (12/9/2017) siang.
Pasangan suami istri ini tiba bersama 440 jamaah lainnya dari Kota Mekkah. Mereka menempuh perjalanan selama 5–6 jam.
Dari wajah pasutri itu terpancar aura bahagia. Sang istri yang berada di sampingnya hanya tersenyum mengingat kembali janji Lukman, suami tercinta.
Padahal sewaktu melontarkan janji itu, kondisi keuangan awal menikah hanya cukup untuk makan. Namun Lukman yakin jika ada niat kuat maka ada jalan mewujudkannya.
Sehari-hari Lukman bertani dan berkebun menanam sayur. Jika panen, warga Batu, Malang, Jatim itu menjualnya kepada tengkulak. Sekali panen bisa untuk mencukupi kebutuhan makan dan ditabung. Sementara istrinya seorang guru sekolah dasar (SD).
"Dia mengajar pelajaran umum," sebut Lukman.
Bertahun-tahun menabung, pada 2010 uang mereka akhirnya cukup untuk biaya menunaikan ibadah haji. "Saya langsung daftar bersama istri saya, alhamdulillah," katanya bersyukur.
Tujuh tahun kemudian Lukman-Sri masuk dalam kuota keberangkatan haji tahun 2017. Bertahun-tahun penantian akhirnya pasutri itu bisa menginjakkan kaki di Tanah Haram.
"Alhamdulillah, proses ibadah haji saya berjalan lancar," kata bapak dua anak ini.
Selama proses ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, keduanya merasa dilancarkan ibadahnya. Dia bersama istri menjalankan ibadah di Armina dengan lancar. "Semua dimudahkan," katanya.
Kini keduanya bersama ribuan jamaah haji dari Indonesia yang tiba di Madinah hari ini, akan menjalankan ibadah sunah arbain di Masjid Nabawi. Arbain adalah salat wajib berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.
Selama 8–9 hari, jamaah haji Indonesia akan berada di Kota Nabi. Setelah pelaksanaan arbain selesai, mereka segera dipulangkan ke Tanah Air.
Lukman pun berharap bisa berdoa di Raudhah, taman surga di Masjid Nabawi. "Itu adalah tempat mustajab. Semoga bisa berdoa di sana," kata Lukman.
(dam)