Sporadis di Arab Saudi, Mers-CoV Belum Penularan Berkelanjutan

Minggu, 13 Agustus 2017 - 14:55 WIB
Sporadis di Arab Saudi,...
Sporadis di Arab Saudi, Mers-CoV Belum Penularan Berkelanjutan
A A A
MADINAH - Virus MERS kembali mengemuka di Arab Saudi. Namun, jamaah haji Indonesia tidak perlu panik, karena kasus Mers-CoV memang sering terjadi tapi tidak sampai sustained transmission atau penularan berkelanjutan (mewabah).

Kendati demikian, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek mengingatkan kembali kepada seluruh jamaah yang melaksanakan ibadah haji agar berhati hati dengan kemungkinan munculnya penyakit Mers-CoV. Jemaah Haji disarankan memakai masker pelindung hidung dan mulut di tempat ramai, seperti Masjid Nabawi, Masjidil Haram dan tempat lainnya, serta mengikuti etiket kesehatan dasar saat bersin atau batuk.

Imbauan itu disampaikan Menteri Kesehatan terkait adanya pemberitaan media massa yang menyebutkan adanya dua kasus baru MERS yang menimpa ekspatriat wanita berusia 38 dan 42 tahun. “Keduanya didiagnosis positif virus MERS di Dawmat Al-Jandal di Provinsi Al-Jouf,” kata Nila Farid Moeloek dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Minggu (13/8/2017).

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan dr. M. Subuh, MPPM menjelaskan, kasus Mers-CoV secara sporadis tetap terjadi di Saudi. Seringkali berupa infeksi nosokomial di kalangan healthworkers pada fasilitas pelayanan kesehatan yang merawat pasien Mers-CoV.

“Satu fakta yang terjadi, hingga sekarang belum terjadi sustained transmission di sana. Itu sebabnya tidak terjadi penyebaran ke berbagai negara. Bahkan tidak ada jamaah haji dari luar Saudi yang tercatat terinfeksi Mers-CoV sejak 2012,” papar Subuh.

Sedangkan Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka meminta seluruh petugas kesehatan haji di Arab Saudi supaya mengoptimalkan upaya promotif dan preventif kepada jamaah haji. Baik yang sudah berada di Mekkah maupun yang masih di Madinah.

“Jamaah juga diharuskan mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah berada di toilet umum. Jangan menggosok-gosokkan tangan ke mata atau hidung jika tangan belum dicuci dengan sabun,” kata Eka.

Lebih lanjut, Kapuskes Haji juga mengingatkan agar jamaah haji tidak berfoto-foto atau dekat-dekat dengan onta. Sebab, onta dicurigai sebagai medium penularan virus Mers-CoV.
(pur)
Berita Terkait
Kemenkes Saudi Tugaskan...
Kemenkes Saudi Tugaskan Seorang Pengawas Kesehatan untuk Tiap 50 Jamaah Haji
Kabar Gembira, Kemenag...
Kabar Gembira, Kemenag akan Berangkatkan Jamaah Umrah Mulai Januari 2022
Amphuri: Kementerian...
Amphuri: Kementerian Haji dan Umrah Sejarah Baru Indonesia
Komnas Haji dan Umrah...
Komnas Haji dan Umrah Dorong Dirjen Haji Segera Diisi Pejabat Definitif
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Klaster Kesehatan Madinah...
Klaster Kesehatan Madinah Lakukan Kampanye Kesehatan dalam 14 Bahasa
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved