Dipanggil Jokowi, Menteri Asal PKB Ditanya Penggunaan Dana Desa
Senin, 07 Agustus 2017 - 14:54 WIB
Dipanggil Jokowi, Menteri Asal PKB Ditanya Penggunaan Dana Desa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengaku dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait realisasi penggunaan dana desa.
"Beliau tanyakan dana desa sampai saat ini efektif atau tidak? Saya katakan, efektif. Karena mayoritas dana desa penggunaannya masih baik," ujar Eko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).
Eko mengatakan, masyarakat desa belajar secara cepat dengan adanya dana desa. Ia mencontohkan, pada 2015 penyerapan dana desa hanya bisa mencapai 82% di level desa, tahun 2016 bisa naik menjadi 97%.
"Jadi kenaikannya signifikan," ujar menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Dia menilai, masyarakat desa mulai mengerti secara administrasi mengenai penggunaan dana desa. Sehingga, dana desa yang tahun sebelumnya sebesar Rp600 juta, meningkat menjadi Rp800 juta.
Menurutnya, penggunaan desa pun sudah tepat sasaran lantaran digunakan masyarakat desa untuk membangun jalan, sarana air bersih dan PAUD.
"Memang kecil-kecil itu sarana, tapi jumlahnya banyak ada 74.754 desa, sekarang 74.910 desa. Kalau ditotal desa telah membuat jalan 66 ribu kilometer dengan dana tersebut," pungkasnya.
"Beliau tanyakan dana desa sampai saat ini efektif atau tidak? Saya katakan, efektif. Karena mayoritas dana desa penggunaannya masih baik," ujar Eko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).
Eko mengatakan, masyarakat desa belajar secara cepat dengan adanya dana desa. Ia mencontohkan, pada 2015 penyerapan dana desa hanya bisa mencapai 82% di level desa, tahun 2016 bisa naik menjadi 97%.
"Jadi kenaikannya signifikan," ujar menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Dia menilai, masyarakat desa mulai mengerti secara administrasi mengenai penggunaan dana desa. Sehingga, dana desa yang tahun sebelumnya sebesar Rp600 juta, meningkat menjadi Rp800 juta.
Menurutnya, penggunaan desa pun sudah tepat sasaran lantaran digunakan masyarakat desa untuk membangun jalan, sarana air bersih dan PAUD.
"Memang kecil-kecil itu sarana, tapi jumlahnya banyak ada 74.754 desa, sekarang 74.910 desa. Kalau ditotal desa telah membuat jalan 66 ribu kilometer dengan dana tersebut," pungkasnya.
(kri)