Sebelum Dicopot, Kalapas Nusakambangan Sebenarnya Mau Dipromosikan

Kamis, 03 Agustus 2017 - 15:55 WIB
Sebelum Dicopot, Kalapas...
Sebelum Dicopot, Kalapas Nusakambangan Sebenarnya Mau Dipromosikan
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly ‎memastikan, pihaknya telah mencopot Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Nusakambangan, Cilacap, Abdul Haris.

Menurutnya, pencopotan itu konsekuensi dari tugasnya. Yasonna menilai, Abdul Haris bertanggung jawab atas peredaran narkoba yakni 1,2 juta pil ekstasi yang dikendalikan bandar narkoba dari sel ‎Nusakambangan.

‎"Siapa pun itu, apa pun itu, harus bertanggung jawab dari bawah. Kalau di bawahnya lagi diteliti siapa, kan banyak‎," ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Yasonna menuturkan, sebenarnya Abdul Haris telah selesai dari masa tugasnya sebagai Kalapas Nusakambangan. Dia rencananya bakal dipromosikan ke tempat lain seperti di Lampung atau Bengkulu.

"Ya sudah, enggak jadi. Batal," kata menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Menurutnya, saat ini akan dilakukan pengawasan ketat para bandar narkoba dengan teknologi yang memadai. Rencananya untuk mengantisipasi agar peredaran narkoba tidak bisa dikendalikan bandar di dalam penjara, pihaknya memindahkan para bandar ke sejumlah lapas.

(Baca juga: Pencopotan Kalapas Cipinang Dinilai Pencitraan Menkumham)

Nantinya, para bandar akan diawasi bukan saja oleh Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan/sipir pada umumnya, melainkan akan diawasi bersama BNN dan Polri.

"Maka sekarang seperti Gunung Sindur, kan tidak cukup. Sekarang Sindur itu ada dua rutan, ada satu lapas, satu rutan. Itu sekarang kita akan kita committed untuk bandar," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Sabu Dikendalikan dari...
Sabu Dikendalikan dari Cipinang, Pengawasan Lapas dan Rutan Dinilai Lemah
Carut Marut Corona Dalam...
Carut Marut Corona Dalam Monolog Gegeh B Setiadi
Mau Keramas Ya Mas!...
Mau Keramas Ya Mas! Petugas Rutan Ponorogo Gagalkan Penyelundupan Narkotika dalam Botol Sampo
Petugas Rutan Medaeng...
Petugas Rutan Medaeng Gagalkan Penyelundupan Narkotika dalam Perut Ikan Mujair
Rutin Lakukan Penggeledahan,...
Rutin Lakukan Penggeledahan, Rutan Salatiga Pastikan Bebas Narkotika dan Barang Berbahaya
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved