Muhammadiyah Minta Pemerintah Cabut Izin Starbucks karena Pro-LGBT

Senin, 03 Juli 2017 - 13:46 WIB
Muhammadiyah Minta Pemerintah...
Muhammadiyah Minta Pemerintah Cabut Izin Starbucks karena Pro-LGBT
A A A
JAKARTA - Langkah CEO Starbucks, Howard Schultz yang dianggap mendukung komunitas Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), menuai kecaman dari organisasi Islam Muhammadiyah.

Menurut Ketua bidang Ekonomi Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, langkah Starbucks yang mendukung komunitas tersebut dikhawatirkan merusak akhlak dan moral generasi muda, khususnya di Indonesia.

Diakui Anwar Abbas, sikap pemilik Starbucks ini akan menjadi acuan dan pedoman pimpinan Starbucks di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Untuk itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di negeri ini sudah saatnya pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk mencabut izin starbucks di Indonesia," ujar Anwar saat dihubungi SINDOnews, Senin (3/7/2017).

(Baca juga: Dianggap Dukung LGBT, Muhammadiyah Ajak Masyarakat Boikot Starbucks)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menegaskan, karena ideologi bisnis dan pandangan yang dikembangkan Howard Schultz dengan mendukung LGBT dianggap bertentangan dengan Ideologi Pancasila.

"Kita sebagai bangsa jelas-jelas tidak akan mau sikap dan karakter kita sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya, rusak dan berantakan karena kehadiran mereka," tutur Anwar Abbas.

Anwar Abbas menyebutkan, langkah dan sikap Howard Schultz yang ditengarai mendukung LGBT telah dilansir sejumlah media. Menurutnya, dalam rapat umum pemegang saham, Schultz menegaskan jika ada pemegang saham tidak mendukung perkawinan sejenis, maka dipersilakan pemilik saham berinvestasi di tempat lain.
(maf)
Berita Terkait
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Pawai LGBT di New York...
Pawai LGBT di New York City Dibubarkan Polisi
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Rusia Resmi Tetapkan...
Rusia Resmi Tetapkan Gerakan LGBT Sebagai Kelompok Ekstremis
Berita Terkini
PN Jaksel Gelar Sidang...
PN Jaksel Gelar Sidang Pembacaan Putusan Praperadilan Andrie Yunus Hari Ini
Melembagakan Otot Diplomasi...
Melembagakan Otot Diplomasi Prabowo
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Infografis
Pemerintah Keluarkan...
Pemerintah Keluarkan Izin Harga Tiket Pesawat Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved