UU Penyelenggara Pemilu Belum Tuntas, Beban Kerja KPU Makin Berat

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:38 WIB
UU Penyelenggara Pemilu...
UU Penyelenggara Pemilu Belum Tuntas, Beban Kerja KPU Makin Berat
A A A
JAKARTA - Berlarutnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggara Pemilu mulai memunculkan kekhawatiran dalam diri penyelenggara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, semakin lama proses pengesahan regulasi akan menambah beban kerja penyelenggara untuk mempersiapkan tahapan.

"Jadi bukan menghambat, hanya menambah beban kerja KPU saja, karena mestinya KPU bisa melakukan hal itu dalam waktu yang lama, tapi sekarang tidak bisa," ujar Arief di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Menurut Arief idealnya regulasi untuk pemilu 2019 bahkan sudah selesai pada akhir 2016 lalu. Namun urung terjadi karena belum siapnya pemerintah bersama DPR membahasnya bersama. "Saya sudah minta (RUU Pemilu) diselesaikan dari tahun lalu, kalau ditanya amannya kapan, ya tahun lalu," ucap Arief.

Menurut Arief, yang bisa dilakukan KPU saat ini hanya berharap agar RUU penyelenggaraan pemilu tersebut dapat segera tuntas dan bisa segera diundangkan. Hal ini juga berkaitan dengan kesiapan KPU dalam menyosialisasikan aturan baru tersebut kepada masyarakat.

"Kalau sekarang juga tidak bisa (diselesaikan) maka seluruh beban itu ditumpuk dalam waktu yang singkat," tambah Arief.

(Baca juga: Fadli Zon Tegaskan Presidential Threshold Harus 0%)

Untuk diketahui pelaksanaan pemilu 2019 akan diselenggarakan serentak antara pemilu legislatif dan presiden. Dalam pembahasan sebelumnya, pembuat UU telah sepakat bahwa pemungutan suara pemilu akan diselenggarakan pada 17 April 2019.

Sementara dimulainya tahapan pada Oktober 2017 bersamaan dengan dimulainya verifikasi partai politik calon peserta pemilu. "Krusial sekali sebetulnya, karena semakin cepat itu (UU) disediakan, makin cepat juga kita memberikan sosialisasi kepada masyarakat," tutup Arief.
(maf)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Pemilu Sesuai UU, KPU:...
Pemilu Sesuai UU, KPU: 14 Februari 2024 Pemungutan Suara Capres dan Caleg
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
KPU RI: Debat Capres...
KPU RI: Debat Capres Digelar 3 Kali, Cawapres 2 Kali
Berita Terkini
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved