Ramadan Momentum Perangi Terorisme

Jum'at, 02 Juni 2017 - 10:51 WIB
Ramadan Momentum Perangi...
Ramadan Momentum Perangi Terorisme
A A A
JAKARTA - Ada tiga poin nilai Ramadan yang harus dihayati dan diamalkan umat muslim selama menjalankan ibadah puasa untuk membentengi diri dari kelompok radikal terorisme. Poin pertama mengacu pada surat Al Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang yang beriman.

Ketua Lembaga Dakwan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Maman Imanulhaq mengatakan, puasa Ramadan itu ajakan keimanan. Menurutnya iman itu identik dengan amanah, dan amanah itu identik dengan aman.

"Kekuatan iman yang melahirkan sosok atau pribadi yang amanah dan tidak khianat, termasuk tidak khianat pada komitmen kebangsaan dan kemanusiaan kita," ujar Maman dalam siaran pers yang diterima SINDOnews dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Jumat (2/6/2017).

Dia menyebutkan poin kedua adalah puasa itu secara definitif artinya assyiam yaitu menunda kesenangan. Maka, selama berpuasa Ramadan umat muslim diperintahkan untuk selalu menahan diri baik ucapan, gerakan, termasuk menahan tangan kita untuk tidak memijit keyboard dan menyebarkan berita hoax, fitnah, dan sebagainya.

"Ini kesempatan besar, sehingga Ramadan akan melahirkan pribadi yang mampu berpikir lebih jernih, dan yang mampu membuat kita menciptakan ketenangan, keamanan, serta perdamaian itu sendiri," ucapnya. (Baca: DPR Tak Ingin Revisi UU Antiterorisme Langgar HAM)

Dia menambahkan, poin ketiga salah satu tujuan berpuasa adalah menciptakan individu muttaqin. Orang yang muttaqin (bertakwa) itu kata dia selalu punya prinsip universal menjunjung tinggi HAM dan menguatkan kembali nilai persaudaraan yang di dalamnya ada ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basariah.

"Ramadan menjadi momemtum bagi kita untuk memerangi teroris karena teroris tidak ada kaitannya dengan agama apapun, negara manapun, keyakinan manapun," katanya.
(kur)
Berita Terkait
Kapan Bulan Ramadan...
Kapan Bulan Ramadan 1447 Hijriah? Begini Jadwal Resmi versi Muhammadiyah
Berapa Hari Lagi Puasa...
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Menguatkan Kebersamaan...
Menguatkan Kebersamaan Ramadan Lewat Aksi Berbagi
Berita Terkini
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved