Jokowi dan Kabinet Kerja Sidang, KH Maruf Amin Sampaikan Kultum

Senin, 29 Mei 2017 - 20:50 WIB
Jokowi dan Kabinet Kerja...
Jokowi dan Kabinet Kerja Sidang, KH Maruf Amin Sampaikan Kultum
A A A
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta jajaran Menteri Kabinet Kerja menggelar buka puasa bersama di Istana Bogor, Jawa Barat,

Buka puasa dilakukan usai Jokowi dan para Menteri kabinet kerja melakukan sidang Kabinet Paripurna yang membahas persiapan Idul Fitri 1438 H/2017.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Maruf Amin bertindak menyampaikan kuliah tujuh menit, Senin (29/5/2017).

Dalam ceramahnya, Ma'ruf mengatakan pentingnya hubungan berbangsa dan bernegara perlu dilandasi hubungan yang 'mawahdah dan wararahmah' agar terjalin hubungan yang harmonis.

Menurutnya, kalangan ulama mengembangkan makna mawahdah dan warahmah dalam bingkai ukhwah insaniyah yang kemudian dipermudah menjadi istilah silaturahmi.

"Shila itu menghubungkan orang ibu itu saudara satu kandung. Padahal kita bukan saudara satu kandung, tetapi oleh Allah subhanahu wa ta'ala kita suruh membangun silaturahim‎," tutur Ma'ruf.

Rais Aam PBNU ini berharap, momentum Ramadhan menjadi saat yang tepat bagi elemen bagsa, terlebih kalangan mukmin untuk saling berbagi dan menyayangi antar sesama sebagaimana Akhlak dan amalan yang dicontohkan Nabi Muhammad.

Ia menuturkan, Rasulullah mengajarkan agar di bulan puasa ini harus pandai-pandai menjaga amarah. Rasulullah, kata Ma'ruf pernah berpesan jika ada orang yang membenci dan memarahi, cukup katakan dirinya sedang berpuasa.

Menurutnya, marah tidak dilarang, namun yang anjurkan agar mengendalikan amarah. "Oleh karena itu segeralah memohon ampun untuk puasa ini untuk kita menjadi Taqwa orang yang bertaqwa," ungkapnya.

"Itu salah satunya akuntansi Minang orang yang bisa menahan diri bukan orang tidak boleh marah sebab marah itu manusiawi, tetapi proporsional harus bisa mengendalikan dan bisa memaafkan orang jadi prinsip-prinsip di dalam puasa ini sebenarnya dalam rangka mampu menahan, mengendalikan diri," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved