Over Kapasitas Lapas Terjadi Selama Presiden Tak Tangani Serius

Minggu, 07 Mei 2017 - 14:23 WIB
Over Kapasitas Lapas...
Over Kapasitas Lapas Terjadi Selama Presiden Tak Tangani Serius
A A A
JAKARTA - Lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan)‎ di Indonesia diprediksi akan terus mengalami masalah kelebihan kapasitas (Overcapacity) sepanjang tidak ditangani serius oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Lapas Ali Aranoval menyarankan Presi‎den Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. "Dibicarakan dulu bagaimana caranya penjara enggak selalu penuh," ujar Ali saat dihubungi SINDOnews, Minggu (7/5/2017).

Menurut dia, masalah kelebihan kapasitas Lapas dan Rutan selama ini bukan hanya tanggung jawab Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).‎ Sebab, mereka yang menjadi warga binaan di setiap Lapas dan Rutan merupakan produk keputusan Polri, kejaksaan, dan MA.

Kata dia, polisi sebagai penyidik, jaksa sebagai penuntut dan hakim sebagai ‎pemberi vonis juga bertanggung jawab atas masalah kelebihan kapasitas di setiap Lapas dan Rutan.‎ "Prediksi saya, kejadian akan terus terjadi sepanjang akar masalah over kapasitas enggak ditangani serius oleh negara,‎ dalam hal ini presiden sebagai kepala pemerintahan," paparnya.

Dia berpendapat, apapun bisa menjadi pemicu ‎kerusuhan atau kaburnya para tahanan. "Bayangkan, kalau rumah Anda penuh, bawaannya kan emosi melulu," pungkasnya.

Diketahui, sepanjang tahun ini, kerusuhan di dalam Lapas terjadi beruntun sejak Januari 2017 dan memuncak pada kasus kerusuhan serta kaburnya sejumlah tahanan dari Lapas Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Jumat 5 Mei 2017 kemarin.

Sehari sebelumnya, atau pada Kamis 4 Mei 2017 sekitar pukul 15.30 WIB, LP Bentiring di Bengkulu juga dilanda kerusuhan, ketika ratusan narapidana terlibat bentrok fisik di dalam blok tindak pidana narkoba. Pada Kamis 2 Maret 2017, LP Jambi juga dilanda kerusuhan.
(kri)
Berita Terkait
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Carut Marut Corona Dalam...
Carut Marut Corona Dalam Monolog Gegeh B Setiadi
Carut Marut Bangladesh,...
Carut Marut Bangladesh, Ini Pemimpin yang Didukung AS Menggantikan Sheikh Hasina
Kajari Batu Bara Terima...
Kajari Batu Bara Terima Laporan Carut Marut soal Bansos
Carut Marut Bansos,...
Carut Marut Bansos, Kejatisu Periksa Pihak Terkait di Batubara
Israel Tak Peduli Ekonomi...
Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang
Berita Terkini
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved