Masyarakat Harus Kritis Sebelum Menyewa Bus Pariwisata

Minggu, 30 April 2017 - 20:00 WIB
Masyarakat Harus Kritis...
Masyarakat Harus Kritis Sebelum Menyewa Bus Pariwisata
A A A
JAKARTA - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Puncak, Ciloto, Cianjur, Minggu pagi tadi yang menewaskan 11 orang. Pihak berwenang menduga kecelakaan lantaran bus pariwisata bernomor polisi B 7057 BGA mengalami rem blong.

Project Coordinator Indonesia Classic and Unique Bus AM Fikri menjelaskan, kecelakaan lalu lintas banyak faktor, di antaranya, perawatan dan kondisi kendaraan. Kemudian, faktor manusia sebagai pengemudi. Menurut AM Fikri, butuh kesadaran berbagai pihak agar kecelakaan serupa tidak terjadi.

Pemilik perusahaan transportasi diharapkan benar-benar mengikuti aturan yang berlaku seperti perizinan, perawatan kendaraan dan pengecekan kelaikan berkala. "Masyaratak harus kritis. Misalnya liburan panjang seperti ini akan menyewa bus pariwisata, sebelum menyewa bisa dilihat STNK, KIR dan sejumlah surat kelengkapan berkendara. Karena sebagai penyewa harus mengetahui kondisi kendaraan yang akan digunakan. Jika terjadi sesuatu ada kejelasan dari perusahaan bus," kata Fikri saat dihubungi SINDOnews, Minggu (30/4/2017).

Fikri menuturkan, aparat penegak hukum juga harus tetap menegakkan aturan yang berlaku dalam hal keselamatan berlalu lintas. "Untuk pihak berwenang, ketentuan Undang-Undang sudah ada tinggal ditegakkan saja," singkatnya.

Sebagai informasi, kecelakaan yang terjadi di jalur puncak Bogor tersebut terjadi pada Minggu siang (30/4/2017). Kecelakaan melibatkan kendaraan jenis Avanza Silver dengan nomor kendaraan B 1608 BKV dan bus pariwisata dengan nomor kendaraan B 7058 BGA. Kecelakaan tersebut juga melibatkan kendaraan roda dua, satu mobil pikap serta kendaraan lain jenis Avanza.

Sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan maut tersebut.( Baca: Ini Identitas Korban Tewas dan Luka Berat Kecelakaan Cianjur )
(whb)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved