Jokowi: Perbedaan Tidak Jadi Penghalang untuk Bersatu

Selasa, 18 April 2017 - 13:48 WIB
Jokowi: Perbedaan Tidak...
Jokowi: Perbedaan Tidak Jadi Penghalang untuk Bersatu
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama menteri Kabinet Kerja menggelar acara Peringatan 62 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

Dalam pidatonya, Jokowi menilai KAA membuktikan perbedaan tidak menjadi penghalanbg negara dan bangsa di Asia-Afrika untuk bersatu.

Jokowi menegaskan, saat itu ‎delegasi KAA saling berdiskusi dengan corak perbedaan yang dimiliki masing-masing, namun tetap mengedepankan persatuan dan harmoni.

‎"Pada waktu itu para delegasi dari setiap negara juga memakai baju nasional masing-masing, beraneka corak, beraneka ragam, beraneka warna," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Menurut dia, semua itu menunjukkan perbedaan latar belakang, warna kulit, agama, budaya tidak menghalangi kita untuk bersatu.

"Tidak menghalangi kita membangun solidaritas yang kokoh," ucapnya.

Jokowi meyakini, melalui semangat KAA dan persatuan negara-negara Asia Afrika, keamanan seluruh dunia akan terjamin.

Dalam acara itu, Jokowi menceritakan pengalamannya berkeliling ke Eropa dan Timur Tengah yang sedang diselimuti kegelisahan tentang aksi radikalisme dan terorisme yang berkembang.

Beruntung, kata dia, Indonesia berdiri di atas landasan ideologi Pancasila, yang menjunjung Bhineka Tunggal Ika,sehingga Indonesia dikodratkan untuk tetap menjaga kemajemukan dan keberagaman.

Menurut dia, hal itu juga menjadi semangat yang diperjuangkan negara-negara yang tergabung dalam KAA.

"Indonesia tetap harmonis dan damai, Indonesia tetap bisa membangun dengan Pertumbuhan Ekonomi yang baik. Di antara negara anggota G20, peringkat ekonomi Indonesia tahun 2016 Triwulan II berada pada peringkat tiga besar di bawah Tiongkok dan India," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-67 di Bandung
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika, Merawat Sejarah Perdamaian Dunia
Megawati Usulkan Konferensi...
Megawati Usulkan Konferensi Asia–Afrika Plus, untuk Apa?
Di Peringatan 70 Tahun...
Di Peringatan 70 Tahun KAA, Megawati: Saya Akan Kejar Gelar Akademik Soekarno
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika Bandung, Momen Kebangkitan Pasca Pandemi
Dubes Al Busyra Basnur...
Dubes Al Busyra Basnur Ingatkan Semangat Konferensi Asia Afrika
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved