Masa Kerja Berakhir, Komisioner KPU Serahkan Lima Buku ke Jokowi
Senin, 10 April 2017 - 15:18 WIB
Masa Kerja Berakhir, Komisioner KPU Serahkan Lima Buku ke Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro mengatakan, kehadiran komisioner KPU menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan kinerja institusinya selama lima tahun.
"Kami bukukan dalam bentuk lima buku. Jadi tadi kami laporkan kinerja kami dalam lima buku yang disusun oleh KPU," ujar Juri saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (10/4/2017). (Baca Juga: Selasa, Jokowi Lantik Komisioner Baru KPU-Bawaslu )
Lima komisioner KPU akan mengakhiri masa jabatannya pada 12 April 2017. Sementara dua lainnya, Arief Budiman dan Hasyim Asyari akan kembali menjadi anggota KPU setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Dia melanjutkan, lima buku yang diserahkan ke Jokowi merupakan bagian dari laporan kinerja KPU. Lima buku itu masing-masing berisi laporan tentang pelaksanaan Pemilihan Legislatif 2014, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014, Pilkada serentak 2015-2017.
Berikutnya, kata Juru, Buku mengenai inovasi yang sudah dilakukan KPU 2012-2017, serta buku berisi foto pemilu di Indonesia.
"Lima buku itulah yang menjadi cerminan atau gambaran apa yang sudah kami lakukan selama lima tahun terakhir. Itu menjadi laporan kami kepada pemerintah, kepada DPR, dan kepada Pak Presiden," tuturnya.
"Kami bukukan dalam bentuk lima buku. Jadi tadi kami laporkan kinerja kami dalam lima buku yang disusun oleh KPU," ujar Juri saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (10/4/2017). (Baca Juga: Selasa, Jokowi Lantik Komisioner Baru KPU-Bawaslu )
Lima komisioner KPU akan mengakhiri masa jabatannya pada 12 April 2017. Sementara dua lainnya, Arief Budiman dan Hasyim Asyari akan kembali menjadi anggota KPU setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Dia melanjutkan, lima buku yang diserahkan ke Jokowi merupakan bagian dari laporan kinerja KPU. Lima buku itu masing-masing berisi laporan tentang pelaksanaan Pemilihan Legislatif 2014, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014, Pilkada serentak 2015-2017.
Berikutnya, kata Juru, Buku mengenai inovasi yang sudah dilakukan KPU 2012-2017, serta buku berisi foto pemilu di Indonesia.
"Lima buku itulah yang menjadi cerminan atau gambaran apa yang sudah kami lakukan selama lima tahun terakhir. Itu menjadi laporan kami kepada pemerintah, kepada DPR, dan kepada Pak Presiden," tuturnya.
(dam)