Perindo Ingin Pemerintah Fasilitasi Masyarakat di Daerah

Kamis, 23 Maret 2017 - 21:55 WIB
Perindo Ingin Pemerintah...
Perindo Ingin Pemerintah Fasilitasi Masyarakat di Daerah
A A A
TULUNGAGUNG - Pemerintah pusat dan pemerintah daerah diingatkan untuk memfasilitasi masyarakat di daerah agar dapat mengembangkan diri.

Hal tersebut perlu dilakukan agar kemampuan ekonomi masyarakat di daerah meningkat dengan cepat.

“Pemerintah perlu fasilitasi masyarakat daerah untuk maju. PAD (pendapatan asli daerah) naik, tidak disubsidi terus dari pusat, perputaran ekonomi maksimal,” ujar Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) saat acara pelantikan melantik 271 DPRt Partai Perindo Tulungagung di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (23/3/2017).

Dia mengungkapkan, selama ini mayoritas kabupaten/kota di Tanah Air bergantung subsidi dari pemerintah pusat. Jika pusat terus-menerus memberikan subsidi daerah-daerah, Indonesia diyakininya tidak akan pernah kuat.

Daerah-daerah, kata HT, harus dibangun agar bisa menjadi pilar yang menopang perekonomian nasional. Semakin banyak penopangnya, kata HT, semakin cepat Indonesia menjadi negara maju.

Seperti diketahui mayoritas daerah menerima dana transfer dari pusat. Tercatat dalam APBN 2017, dana transfer Ke daerah dan dana desa dialokasikan sebesar Rp764,9 triliun.

Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan dengan belanja kementerian/lembaga yang sebesar Rp763,5 triliun. “Untuk Indonesia cepat maju, tidak ada jalan lain kita harus bangun daerah, bangun masyarakatnya,” kata HT.

Hadir juga dalam acara pelantikan 271 DPRt Partai Perindo Tulungagung, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Bidang Politik M Yamin Tawary, Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga Fathur Rahman, serta Ketua Bidang Kader, Anggota dan Saksi Armyn Gultom.

Membangun masyarakat, lanjut HT, perlu keberpihakan. Ada perlakuan khusus yang diberikan seperti kemudahan akses dana murah, pelatihan dan proteksi. “Membangun masyarakat harus dengan keberpihakan. Seperti di Banyuwangi, pedagang kecil bisa tumbuh karena diproteksi,” tuturnya.

Selasa 21 Maret lalu, pria asal Surabaya itu berkunjung ke Banyuwangi untuk serangkaian kegiatan. Dia melihat langsung kehidupan masyarakat dan sempat membahasnya dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dia menceritakan, pemerintah kabupaten berjuluk Sunrise of Java itu memproteksi pedagang kecil dengan tidak mengizinkan pelaku usaha besar.

Hal itu dilakukan untuk mendorong tumbuhnya pedagang-pedagang kecil. “Banyuwangi memberikan kesempatan kepada para pedang kecil untuk tumbuh dan berkembang. Mereka tidak diadu dengan gajah,” ungkap HT.

Dia menambahkan, UMKM atau pedagang kecil harus diberikan waktu untuk berkembang dan maju. Selain proteksi, difasilitasi dengan dana murah dan pelatihan-pelatihan. Setelah siap, kata HT, baru mereka boleh bersaing dengan yang sudah lebih dulu besar.
(dam)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved