PAN Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Bikin Kebijakan

Senin, 20 Maret 2017 - 16:21 WIB
PAN Minta Pemerintah...
PAN Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Bikin Kebijakan
A A A
JAKARTA - Dicabutnya persyaratan tabungan deposit dengan besaran minimal Rp25 juta untuk pembuatan paspor, dinilai sebagai bukti pemerintah melalui ‎Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terburu-buru dalam membuat suatu kebijakan.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto berpendapat, seharusnya pihak Imigrasi melakukan kajian mendalam sebelum mengumumkan suatu kebijakan.

"I‎ni kan di-publish dulu, baru terima kritikan. Lain kali jangan diulangi lagi deh," kata Yandri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dirinya pun mengaku sempat heran dengan kebijakan persyaratan tabungan deposit dengan besaran minimal Rp25 Juta untuk pembuatan paspor itu.

"‎Tiba-tiba muncul angka Rp25 juta, kenapa enggak Rp5 juta, misalnya, kenapa enggak Rp10 juta. Itu belum clear juga, belum dijelaskan ke publik," papar Sekretaris Fraksi PAN di DPR ini.

Kemudian dirinya juga sempat penasaran tujuan dari dibuatnya kebijakan tersebut. "Ingin membatasi orang cari duit atau apa?" ungkap anggota komisi II DPR ini.

Sebab kata dia, umumnya warga yang sudah memiliki tabungan Rp25 Juta tidak mungkin ingin mencari nafkah ke luar negeri. "Artinya di dalam negeri sudah sejahtera. Orang ke luar negeri itu kan mau cari duit, mau cari nafkah, mau cari kehidupan," imbuhnya.

Maka itu, dia menyayangkan langkah Imigrasi yang sempat terburu-buru dalam membuat kebijakan tersebut. Terlebih, syarat deposit Rp25 juta untuk pembuatan paspor itu tidak diatur dalam Undang-Undang (UU) tentang Keimigrasian.

"Jadi kalau hari ini mereka cabut, ya saya kira bagus, mereka memahami atau menyadari kekeliruan itu dan bisa membuat masyarakat menjadi tenang, tidak resah lagi, tidak takut lagi membuat paspor gara-gara tidak punya tabungan Rp25 juta," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Tolak...
Imigrasi Semarang Tolak Terbitkan 30 Paspor Calon TKI, Ini Penyebabnya
7 Pelaku Penyelundupan...
7 Pelaku Penyelundupan 16 TKI Ilegal Asal NTB Diringkus Polres Bintan
Bongkar Penyelundupan...
Bongkar Penyelundupan TKI Ilegal, Polda Kepri Tangkap 1 Pelaku Penampungan
2 Jaringan Penyelundup...
2 Jaringan Penyelundup TKI Ilegal ke Malaysia Dibekuk Ditpolairud Polda Kepri
Tangani Perdagangan...
Tangani Perdagangan Manusia, Ini yang Dilakukan Polda Kepri
Oknum Wartawan di Batam...
Oknum Wartawan di Batam Jadi Tersangka Perdagangan Manusia, Ini Perannya
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved