Putus Kontrak, Sido Muncul Ogah Tayangkan Iklan Ernest Prakasa

Rabu, 08 Maret 2017 - 12:02 WIB
Putus Kontrak, Sido...
Putus Kontrak, Sido Muncul Ogah Tayangkan Iklan Ernest Prakasa
A A A
JAKARTA - Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat menyatakan, iklan Tolak Angin yang menampilkan stand up comedian Ernest Prakasa sebagai bintang iklan, sudah tidak lagi ditayangkan. Bahkan Sido Muncul tak mau memperpanjang kontraknya dengan Ernest.

Menurut Irwan, kerja sama antara Tolak Angin dan Ernest saat ini sudah hampir berakhir dan PT Sido Muncul tidak ada keinginan untuk memperpanjang kontrak tersebut.

"Ernest kontraknya hampir habis dan memang sudah tak ditayangkan iklannya," ujarnya melalui siaran persnya pada wartawan, Rabu (8/3/2017).

Irwan menegaskan, apabila memang kontrak Ernest masih panjang, pihak perusahaan akan segera memutusnya. Sebab perbuatan Ernest yang telah menyebarkan fitnah tentang Dai Internasional Zakir Naik dan Wapres Jusuf Kalla (JK), telah merugikan perusahaan.

"Ya kalau memang masih panjang kita akan cut," tuturnya.

Irwan menerangkan, akibat pernyataan Ernest di Twitter yang berujung pada tagar #BoikotTolakAngin. Secara langsung Ernest telah meminta maaf kepada dia karena pernyataannya itu sudah menyusahkan Sido Muncul.

Irwan menjelaskan, awal mula perusahaannya memilih Ernest sebagai bintang iklan karena sesuai dengan tema. Dalam tema iklan tersebut, Sido Muncul menampilkan kalau semua orang menyukai Tolak Angin, mulai dari komedian yakni Ernest, wartawan Tina Talisa serta Putri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Chairani Kalla.

"Kita menggabungkan sama tema cerita (iklan). Jadi tidak tergantung sama bintang iklan," terangnya.

Dia berharap, masyarakat mampu membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Sehingga dalam kondisi ini Tolak Angin tak terbawa dengan apa yang terjadi oleh Ernest yang menyangkut tanggung jawabnya pribadi.

"Pernyataan Ernest yang dimuat di Twitter, saya ingin menjelaskan, pertama apa yang dilakukan Ernest ini diluar kerja sama kami dengan Ernest, tak ada hubungannya," tegasnya.

Irwan memaparkan, pihaknya selalu menjaga setiap bintang iklan agar tidak membuat kegaduhan di masyarakat. "Kedua, soal bintang iklan itu kita sudah menjaga untuk itu, kalau terjadi sesuatu sebetulnya tidak jadi tanggung jawab perusahaan," imbuhnya.

"Ada perjanjian dengan bintang iklan harus menjaga norma-norma, kesusilaan, tidak boleh melanggar hukum, menimbulkan keresahan," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Trump Ogah Terlibat...
Trump Ogah Terlibat Rekonstruksi Ukraina setelah Perang Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved