Kutuk Bom Bandung, Ketua DPR Imbau untuk Perangi Radikalisme
Senin, 27 Februari 2017 - 21:24 WIB
Kutuk Bom Bandung, Ketua DPR Imbau untuk Perangi Radikalisme
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) mengutuk terjadinya aksi terorisme di sekitar kantor kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicondo, Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Setnov menyatakan, sangat menyayangkan ulah segelintir orang yang seolah tidak pernah puas dan usai memberi rasa cemas bagi kehidupan warga negara Indonesia dengan cara yang tidak benar, tidak simpatik dan tidak berperikemanusiaan.
"Kita semua harus tetap waspada," kata politikus Partai Gokar itu, melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (27/2/2017).
Dia menilai, potensi dan ancaman teror masih berkeliaran di sekitar kita. Hal itu terjadi karena paham radikalisme merasuk ke setiap sendi masyarakat yang rapuh akan paham kemanusiaan, goyah akan pentingnya persatuan dan kesatuan serta kebhinnekaan.
Karena itu sambungnya, perlu dorongan kepada setiap anak bangsa untuk menjalankan komitmen nasional menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman perpecahan dan ancaman pemahaman radikal.
"Radikalisme adalah ancaman nyata dan serius sehingga harus dilawan oleh seluruh komponen bangsa dengan seluruh sumber daya yang kita miliki," ucap Novanto.
Setnov menyatakan, sangat menyayangkan ulah segelintir orang yang seolah tidak pernah puas dan usai memberi rasa cemas bagi kehidupan warga negara Indonesia dengan cara yang tidak benar, tidak simpatik dan tidak berperikemanusiaan.
"Kita semua harus tetap waspada," kata politikus Partai Gokar itu, melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (27/2/2017).
Dia menilai, potensi dan ancaman teror masih berkeliaran di sekitar kita. Hal itu terjadi karena paham radikalisme merasuk ke setiap sendi masyarakat yang rapuh akan paham kemanusiaan, goyah akan pentingnya persatuan dan kesatuan serta kebhinnekaan.
Karena itu sambungnya, perlu dorongan kepada setiap anak bangsa untuk menjalankan komitmen nasional menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman perpecahan dan ancaman pemahaman radikal.
"Radikalisme adalah ancaman nyata dan serius sehingga harus dilawan oleh seluruh komponen bangsa dengan seluruh sumber daya yang kita miliki," ucap Novanto.
(maf)