Panglima TNI: Nawacita Omong Kosong Jika Korupsi Masih Terjadi

Senin, 27 Februari 2017 - 12:52 WIB
Panglima TNI: Nawacita...
Panglima TNI: Nawacita Omong Kosong Jika Korupsi Masih Terjadi
A A A
TANGERANG - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengemukakan jika lembaga yang dipimpinnya berkomitmen melaksanakan program Nawacita pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas segala praktik korupsi, khususnya yang terjadi di internal TNI.

Hal itu diungkapkannya usai menghadiri acara Pelatihan Bersama sejumlah lembaga negara mengenai peningkatan kapasitas penegak hukum dalam menangani tindak pidana korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Santika Bintaro, Jalan Prof Dr Satrio Blok B7-A3-01, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Senin (27/2/2017).

"Alhamdulillah ada peningkatan jumlah personel TNI yang mengikuti pelatihan pada tahun ini, mencapai 50 peserta. Itu salah satu bukti keseriusan kami untuk memberantas korupsi sesuai program Nawacita pemerintah, karena Nawacita hanya akan jadi omong kosong belaka jika ternyata praktik korupsi itu masih terjadi," terangnya.

Gatot menambahkan, selama ini lembaganya mengawasi ketat segala praktik yang membuka peluang untuk terjadinya korupsi. Menurutnya lagi, beberapa kasus korupsi di tubuh TNI tidak hanya selalu dilakukan oleh oknum militer, namun juga melibatkan pihak sipil maupun swasta.

"Kita terbuka untuk mengawasi praktik itu, dan perlu diingat bahwa korupsi yang berhasil kita ungkap tidak hanya dilakukan oleh oknum TNI, tapi juga ada keterlibatan pihak sipil. Saya tegaskan, jika ada oknum TNI yang terbukti melakukan itu hukumannya harus diperberat, semoga akan banyak lagi kasus yang kita ungkap ke depannya," tegas orang nomor satu di tubuh TNI itu.

Total sebanyak 172 peserta mengikuti pelatihan bersama yang dihelat hingga tanggal 3 Maret 2017. Nampak hadir, Menko Polhukam Wiranto, Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, serta perwakilan lembaga lainnya seperti OJK, BPK, BPKP, PPATK, dan Kejagung.

Sementara, Ketua KPK Agus Rahardjo menyambut baik komitmen panglima TNI dalam bersinergi untuk memerangi korupsi. Kerja sama itu dinilainya akan memicu percepatan (Trigger Mechanism) proses penanganan korupsi yang dilakukan oleh aparatur penegak hukum.

"Kami apresiasi banyaknya peserta dari TNI dalam pelatihan bersama ini, hal itu menunjukkan komitmen dari TNI untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi di segala bidang," tuturnya saat menggelar keterangan pers.
(kri)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ada Apa Danpuspom TNI...
Ada Apa Danpuspom TNI Sambangi KPK? Ini Penjelasannya
KPK Tambah Rutan di...
KPK Tambah Rutan di Mako Puspomal TNI
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Berita Terkini
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved