TNI Belum Putuskan Kelanjutan Kerja Sama Militer dengan Australia

Kamis, 09 Februari 2017 - 14:24 WIB
TNI Belum Putuskan Kelanjutan...
TNI Belum Putuskan Kelanjutan Kerja Sama Militer dengan Australia
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengapresiasi pihak militer Australia yang mengambil langkah cepat dan tegas menyikapi insiden dugaan penghinaan Pancasila yang dilakukan prajurit Australia beberapa waktu lalu.

Petinggi militer Australia Letnan Jenderal Angus Campbell telah meminta maaf kepada pihak Indonesia dan berjanji mengambil langkah tegas terhadap oknum prajurit yang diduga terlibat insiden penghinaan Pancasila.

Panglima TNI menerima permohonan maaf tersebut. Dia menyadari, pada era kompetisi global saat ini, persatuan dan persahabatan sangat diperlukan bagi negara bertetangga dengan tidak mengenyampingkan perbedaan.

"Indonesia berprinsip zero enemy and thousand friends," ucap Gatot melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Kamis (9/2/2017). (Baca Juga: Panglima TNI: Militer Australia Pelesetkan Pancasila Jadi Pancagila )

Meski telah menerima permintaan maaf pihak Australia, Panglima TNI belum mengambil keputusan atas kelanjutan hubungan kerja sama militer antar kedua negara.

Keputusan terkait kerja sama militer Indonesia-Australia akan diputuskan setelah panglima TNI berdiskusi dengan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri.
(dam)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved