HT : Di Era Globalisasi Harus Kerja Cepat dan Berkualitas
Kamis, 09 Februari 2017 - 03:34 WIB
HT : Di Era Globalisasi Harus Kerja Cepat dan Berkualitas
A
A
A
AMBON - Tak sekadar cepat, kita harus kerja berkualitas agar bisa memenangkan persaingan yang semakin ketat.
Pesan itu yang disampaikan Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon, Maluku, Rabu 8 Februari 2017.
"Sekarang zaman globalisasi, kita harus kerja cepat dan berkualitas," tegas pria yang pernah mengajar di Universitas Indonesia tersebut.
Dia menjelaskan, berkualitas mencakup banyak hal. Di antaranya rajin, disiplin dan yang tak kalah penting selalu rendah hati.
"Orang rendah hati akan membuka diri untuk terus belajar, karena ilmu tidak ada habisnya," tutur HT.
Pada kesempatan tersebut, dia mengajak mahasiswa STAKPN Ambon untuk menjadi entrepreneur agar bisa membuka lapangan kerja di daerah. Sebab, saat ini jumlah lapangan kerja jauh lebih sedikit dibandingkan pencari kerja sehingga angka pengangguran tinggi.
"Kita harus ciptakan wirausahawan sebanyak-banyaknya. Kesejahteraan meningkat kalau jumlah pemberi dan pencari kerja seimbang," tuturnya.
Menurutnya, pemerintah harus memberikan kemudahan-kemudahan agar entrepreneur bisa tumbuh di daerah-daerah. Mulai dari memberikan akses modal murah dan mudah, pelatihan hingga proteksi dari pasar bebas.
Pesan itu yang disampaikan Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon, Maluku, Rabu 8 Februari 2017.
"Sekarang zaman globalisasi, kita harus kerja cepat dan berkualitas," tegas pria yang pernah mengajar di Universitas Indonesia tersebut.
Dia menjelaskan, berkualitas mencakup banyak hal. Di antaranya rajin, disiplin dan yang tak kalah penting selalu rendah hati.
"Orang rendah hati akan membuka diri untuk terus belajar, karena ilmu tidak ada habisnya," tutur HT.
Pada kesempatan tersebut, dia mengajak mahasiswa STAKPN Ambon untuk menjadi entrepreneur agar bisa membuka lapangan kerja di daerah. Sebab, saat ini jumlah lapangan kerja jauh lebih sedikit dibandingkan pencari kerja sehingga angka pengangguran tinggi.
"Kita harus ciptakan wirausahawan sebanyak-banyaknya. Kesejahteraan meningkat kalau jumlah pemberi dan pencari kerja seimbang," tuturnya.
Menurutnya, pemerintah harus memberikan kemudahan-kemudahan agar entrepreneur bisa tumbuh di daerah-daerah. Mulai dari memberikan akses modal murah dan mudah, pelatihan hingga proteksi dari pasar bebas.
(mhd)