Kasus Terorisme Semakin Sistemik

Kamis, 02 Februari 2017 - 17:30 WIB
Kasus Terorisme Semakin...
Kasus Terorisme Semakin Sistemik
A A A
JAKARTA - Pembahasan revisi Undang-undang (UU) Anti Terorisme dinilai terlalu lamban. Akibatnya, semua pihak harus menunggu cukup lama yang berakibat banyak kasus terorisme belum terjerat hukum.

Maka itu, penanganan masalah terorisme masih menggunakan penegakan hukum manual, tidak mengacu pada UU Anti Terorisme kekinian. Padahal rencana awal revisi itu selesai awal Januari 2017, namun mengalami pengunduran menjadi bulan Maret 2017.

"Sebagai rakyat kita berharap dalam koridor politik hukum perundang-undangan, UU Terorisme harus segera disahkan karena memang sudah terlalu lama," ujar pakar hukum, Syaiful Bakhri di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Dia mengingatkan, sekarang terorisme telah berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin modern. Jaringan teroris, kata dia melakukan aksinya menggunakan alat canggih.

"Kasus terorisme makin sistemik antar negara, maka UU Terorisme harus segera disahkan," ucapnya. (Baca: Pemerintah Ingin DPR Segera Tuntaskan Revisi UU Terorisme)

Dia menambahkan, ada dua perimbangan dalam program penanggulangan terorisme yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yaitu pencegahan dan penindakan. Dia menuturkan, keduanya sama penting, namun dari hukum pidana masa kini, dalam penegakan hukum itu, pencegahan lebih diutamakan, bukan penindakan.

"Memang tugas pencegahan ini sangat mulia, tapi butuh waktu panjang karena masyarakat harus terlibat secara penuh. Bila semua orang menyatakan perang terhadap terorisme, maka lembaga tinggal mendorong saja," tuturnya.
(kur)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Geledah Rumah Terduga...
Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Densus 88 Sita Senjata Api dan Amunisi
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved