Jokowi Tidak Ingin Ada Dua Rezim
Selasa, 31 Januari 2017 - 14:36 WIB
Jokowi Tidak Ingin Ada Dua Rezim
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) membahas tentang integrasi perencanaan dan penganggaran untuk mengoptimalkan hasil pembangunan nasional di Istana Bogor, Jawa Barat.
Jokowi mengingatkan agar masalah perencanaan dan penganggaran tidak mengulangi cara lama, yakni tidak adanya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran.
"Seolah-olah ini ada dua rezim, rezim perencanaan dan rezim penganggaran," tutur Jokowi dalam pembukaan ratas di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1/2017).
Jokowi berharap perencanaan anggaran dioptimalkan untuk program prioritas sehingga target pembangunan bisa mencapi sasaran.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan agar perencanaan anggaran mengikuti program, bukan sebaliknya.
Menurut dia, ha tersebut perlu dilakukan supaya program yang dijalankan tidak sebatas label dan cenderung meleset dari target pencapaian.
"Saya minta Bappenas dan Kemenkeu betul-betul mengawal proses ini terutama dalam pertemuan trilateral masing-masing kementerian dan lembaga," katanya.
Jokowi mengingatkan agar masalah perencanaan dan penganggaran tidak mengulangi cara lama, yakni tidak adanya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran.
"Seolah-olah ini ada dua rezim, rezim perencanaan dan rezim penganggaran," tutur Jokowi dalam pembukaan ratas di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1/2017).
Jokowi berharap perencanaan anggaran dioptimalkan untuk program prioritas sehingga target pembangunan bisa mencapi sasaran.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan agar perencanaan anggaran mengikuti program, bukan sebaliknya.
Menurut dia, ha tersebut perlu dilakukan supaya program yang dijalankan tidak sebatas label dan cenderung meleset dari target pencapaian.
"Saya minta Bappenas dan Kemenkeu betul-betul mengawal proses ini terutama dalam pertemuan trilateral masing-masing kementerian dan lembaga," katanya.
(dam)