Besok, Kemendagri Kumpulkan 101 Daerah Peserta Pilkada 2017
Senin, 30 Januari 2017 - 16:48 WIB
Besok, Kemendagri Kumpulkan 101 Daerah Peserta Pilkada 2017
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) besok rencananya akan mengumpulkan 101 daerah peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Isu yang akan dibahas dalam acara tersebut terkait dengan persiapan pilkada serentak 15 Februari 2017 mendatang.
“Besok kami kumpulkan 101 daerah. Terdiri kepala daerah, sekda, DPRD, KPUD, Panwas daerah, kepolisian, dan TNI. Besok akan kita undang semuanya. Supaya selesai,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (30/1/2017).
Dalam rapat koordinasi tersebut, rencananya akan ada arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, juga terdapat arahan dari penyelenggara pemilu pusat baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) ataupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Sementara itu, Tjahjo menuturkan, sejauh ini persiapan pilkada sudah cukup baik. Mulai dari masalah stabilitas keamanan sampai deteksi dini jelang pilkada.
“Semua sudah siap. Anggaran tidak masalah. Kepolisian juga sudah siap. KPU juga sudah selesai. Memang fokus di internal kami semua anggaran sudah cukup tercukupi,” ucapnya.
Namun begitu, dia berharap masyarakat yang belum memiliki e-KTP segera melakukan perekaman. Sehingga dapat memperoleh surat keterangan untuk masuk dalam daftar pemilih pilkada.
“Besok kami kumpulkan 101 daerah. Terdiri kepala daerah, sekda, DPRD, KPUD, Panwas daerah, kepolisian, dan TNI. Besok akan kita undang semuanya. Supaya selesai,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (30/1/2017).
Dalam rapat koordinasi tersebut, rencananya akan ada arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, juga terdapat arahan dari penyelenggara pemilu pusat baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) ataupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Sementara itu, Tjahjo menuturkan, sejauh ini persiapan pilkada sudah cukup baik. Mulai dari masalah stabilitas keamanan sampai deteksi dini jelang pilkada.
“Semua sudah siap. Anggaran tidak masalah. Kepolisian juga sudah siap. KPU juga sudah selesai. Memang fokus di internal kami semua anggaran sudah cukup tercukupi,” ucapnya.
Namun begitu, dia berharap masyarakat yang belum memiliki e-KTP segera melakukan perekaman. Sehingga dapat memperoleh surat keterangan untuk masuk dalam daftar pemilih pilkada.
(kri)