Mabes Polri Sebut Kasus Hukum Habib Rizieq Tetap Akan Diproses

Rabu, 18 Januari 2017 - 17:39 WIB
Mabes Polri Sebut Kasus...
Mabes Polri Sebut Kasus Hukum Habib Rizieq Tetap Akan Diproses
A A A
JAKARTA - Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono menyatakan kasus hukum yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap akan diproses polisi. Hal itu dikatakan Awi menanggapi permintaan Rizieq yang berharap permasalahan hukum yang membelitnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun demikian, tutur Awi, tidak menutup kemungkinan kasus hukum yang menjerat Rizieq bisa dihentikan bila pelapor mencabut laporannya. "Kalau itu (kasus Rizieq) delik aduan, kalau yang mengadu mencabut (laporan), ya silakan saja," kata Awi di Gedug Humas Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017).

Awi menambahkan, polisi tidak akan mendorong penyelesaian secara kekeluargaan seperti yang diinginkan Rizieq. Pasalnya, cara tersebut hanya bisa dilakukan atas inisiatif kedua belah pihak yang berperkara.

Sebelumnya, Rizieq Shihab diadukan sejumlah pihak ke polisi dengan berbagai tuduhan. Saat bertandang ke Gedung DPR, Rizieq meminta polisi untuk memediasi.

Berdasarkan catatan Sindonews, setidaknya ada enam laporan yang ditujukan kepada Rizieq Shihab. Keenamnya dibagi dalam tiga kasus. Lima di antaranya dilaporkan ke Polda Metro Jaya, dan satu ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Pertama, Solidaritas Merah Putih dan Jaringan Muda Anti Fitnah (JIMAF) melaporkan Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran ujaran kebencian yang menyinggung SARA.

Hal itu tertuang di ceramah Rizieq dalam video berdurasi 13 menit yang diunggah oleh akun resmi FPI TV ke media sosial. Dalam video itu, Rizieq menyinggung soal mata uang berlogo palu arit dan mempertanyakan Presiden Joko Widodo sebagai seorang komunis.

Kedua, Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Student Peace Institute melaporkan Rizieq terkait ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta. Dalam ceramah itu, Rizieq mengatakan, "Kalau Tuhan beranak, terus bidannya siapa?"

Ketiga, Ketua Umum Partai Nasional Indonesia Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Rizieq atas dugaan penodaan terhadap lambang dan dasar negara. Sukmawati mempermasalahkan pernyataan Rizieq yang menyatakan, Pancasila Soekarno Ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di kepala.
(kri)
Berita Terkait
GMBI Minta PN Tangerang...
GMBI Minta PN Tangerang Berpihak pada Rakyat Terkait Eksekusi Lahan
Mencekam, Ini Penampakan...
Mencekam, Ini Penampakan usai Bentrok Massa GMBI dengan Koalisi LSM Karawang
7 Orang Terduga Pelaku...
7 Orang Terduga Pelaku Pengeroyokan Anggota GMBI dan Perusakan Mobil di Karawang Ditangkap
Cegah Bentrok Susulan...
Cegah Bentrok Susulan di Karawang, Yonif Kala Hitam dan Brimob Siap Pukul Mundur Massa
Polisi Tangkap Pentolan...
Polisi Tangkap Pentolan Ormas GMBI Usai Demo Anarkistis di Polda Jabar
Polisi Temukan Sajam...
Polisi Temukan Sajam di Mobil Anggota GMBI, 2 Peserta Demo Juga Positif COVID-19
Berita Terkini
Tantangan Semakin Kompleks,...
Tantangan Semakin Kompleks, Panglima TNI Minta Perwira Muda Kuasai Teknologi
Mantan Pemimpin La Via...
Mantan Pemimpin La Via Campesina Jadi Sekjen Partai Buruh
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Calon Pekerja Migran...
Calon Pekerja Migran Indonesia ke Jepang Kini Bisa Akses KUR PMI
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Ganjar Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Infografis
Inggris Tetap Akan Kirim...
Inggris Tetap Akan Kirim Roket Depleted Uranium ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved