Mabes Polri: Jokowi Undercover Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Selasa, 03 Januari 2017 - 13:14 WIB
Mabes Polri: Jokowi...
Mabes Polri: Jokowi Undercover Tak Bisa Dipertanggungjawabkan
A A A
JAKARTA - Mabes Polri menilai buku berjudul Jokowi Undercover yang ditulis Bambang Tri Mulyono tidak didukung data yang memadai.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengungkapkan setelah dilakukan penelitian, baik dari ahli pidana, bahasa dan ahli sejarah disimpulkan isi buku tersebut tidak didukung data primer dan sekunder.

"Isinya tidak bisa dipertanggungjawabkan sehingga pelanggaran hukum makin menguat itu didasarkan dari hasil analisis konten dan keterangan para ahli juga," kata Boy Rafli di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Boy menjelaskan selain melalui buku, Bambang juga menyebarkan lewat media sosial dengan bentuk pernyataan kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla adalah keberhasilan media massa melakukan kebohongan terhadap rakyat.

"Kalimat itu rangkaian kata yang sifatnya ujaran kebencian. Enggak ada bukti yang dukung Bambang Tri. Kalau dilihat ini sesuatu yang enggak beri edukasi ke publik jadi menimbulkan rasa antipati," terangnya.

Dalam kasus ini, penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan Bambang Tri sebagai tersangka. Bambang juga telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sejak 30 Desember 2016.

Dia dijerat Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik, serta dikenakan Pasal 5 a Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
(dam)
Berita Terkait
Aaliyah Massaid Laporkan...
Aaliyah Massaid Laporkan 3 Akun Media Sosial atas Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Minta Maaf dan Menangis,...
Minta Maaf dan Menangis, Air Mata Tiara Marleen Tidak Berlaku Lagi buat Haji Faisal
Kasus Pencemaran Nama...
Kasus Pencemaran Nama Baik, Azizah Salsha Siap Berdamai dengan Resbob dan Bigmo
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved