Warga Sudah Curiga terhadap Terduga Teroris Purwakarta
Senin, 26 Desember 2016 - 13:37 WIB
Warga Sudah Curiga terhadap Terduga Teroris Purwakarta
A
A
A
JAKARTA - Karo Penmas Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto menerangkan, masyarakat mulai curiga dengan keberadaan empat pelaku yang menghuni rumah kontrakan di Jalan Ubrug-Cibinong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar).
"Kontrakannya sering dipantau masyarakat, karena sering nanya siapa yang ngontrak, akhirnya mereka resah," kata Rikwanto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (26/12/2016).
Dia menjelaskan, karena merasa resah akhirnya keempat pelaku memutuskan pindah ke rumah terapung danau Jatiluhur sebagai tempat pilihannya karena sepi.
"Mereka tadinya menyewa dari Pak Haji Oman, tapi dikasih gratis karena mereka terlihat lusuh dan sudah sejak 20 Desember menempati rumah terapung," jelasnya
Rikwanto menambahkan, keempat pelaku menuju daratan jika ingin beli makanan dan survei pos polisi buat aksi penyerangan malam Tahun Baru, selebihnya aktivitasnya hanya di dalam rumah terapung.
"Dari penggeledahan di kontrakannya ditemukan banyak peralatan paku, timbangan, hp, buku, catatan tangan, modem, dan memang tidak ditemukan bahan bom," tuturnya.
"Kontrakannya sering dipantau masyarakat, karena sering nanya siapa yang ngontrak, akhirnya mereka resah," kata Rikwanto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (26/12/2016).
Dia menjelaskan, karena merasa resah akhirnya keempat pelaku memutuskan pindah ke rumah terapung danau Jatiluhur sebagai tempat pilihannya karena sepi.
"Mereka tadinya menyewa dari Pak Haji Oman, tapi dikasih gratis karena mereka terlihat lusuh dan sudah sejak 20 Desember menempati rumah terapung," jelasnya
Rikwanto menambahkan, keempat pelaku menuju daratan jika ingin beli makanan dan survei pos polisi buat aksi penyerangan malam Tahun Baru, selebihnya aktivitasnya hanya di dalam rumah terapung.
"Dari penggeledahan di kontrakannya ditemukan banyak peralatan paku, timbangan, hp, buku, catatan tangan, modem, dan memang tidak ditemukan bahan bom," tuturnya.
(maf)