Korlantas Polri Akan Teliti Suara Klakson Telolet

Jum'at, 23 Desember 2016 - 16:30 WIB
Korlantas Polri Akan...
Korlantas Polri Akan Teliti Suara Klakson Telolet
A A A
JAKARTA - Bunyi klakson bus "telolet" sedang menjadi pembicaraan masyarakat. Hal tersebut bermula dari kebiasaan anak-anak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jakarta yang meminta sang sopir bus untuk membunyikan klakson setiap kali melintas.

Aksi tersebut kemudian menjadi viral di media sosial dan diikuti oleh masyarakat di berbagai tempat. Dengan membawa poster bertuliskan "om telolet om", mereka berdiri di pinggir dan berteriak setiap kali melihat bus. Mereka meminta sopir bus membunyikan klakson.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisars Besar Polisi Martinus Sitompul, berdasarkan Pasal 69 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012, suara klakson paling rendah adalah 93 desibel dan paling tinggi 118 desibel.

"Memang sudah diukur oleh Dishub sekitar 90-an (desibel) namun juga masih akan dilihat oleh Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri sendiri. Pengukuran bukan sebagai membandingkan antara pengukuran Dishub dan Korlantas tapi ingin menyinkronkan pendapat," kata Martinus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (23/12/2016). (Baca juga: Jadi Viral, Menhub Bakal Gelar Kontes Om Telolet Om)

Dia mengatakan, pengukuran yang akan dilakukan Korlantas Polri untuk memastikan suara klakson "telolet" tidak mengganggu keselamatan.

"Mengganggu keselamatan merupakan frasa yang sangat subjektif bisa saja kita mengganggu tapi orang lain tidak. Kalau sampai keras dan mengganggu itu kan bisa cenderung mengaganggu keselamatan. Bukan hanya orang yang mengemudi tapi orang di sekitarnya juga bisa terganggu," tutur Martinus. (Baca juga: Ketika Bus yang Ditumpangi Lionel Messi Diminta Om Telolet Om)
(dam)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved