Diikuti 42 Ponpes, Presiden CBC Gelar Festival Kitab Kuning di Bogor

Selasa, 20 Desember 2016 - 15:30 WIB
Diikuti 42 Ponpes, Presiden...
Diikuti 42 Ponpes, Presiden CBC Gelar Festival Kitab Kuning di Bogor
A A A
JAKARTA - Tak banyak tokoh apalagi pakar ekonomi yang punya kepedulian terhadap Islam. Berbeda dengan Deni Daruri, Presiden Direktur Center of Banking Crisis (CBC) ini sangat concern dengan kitab kuning.

Melalui rilis kepada media di Jakarta, Selasa (20/12/2016), Deni menggelar Kitab Kuning Festival 2016 bertempat di Kompleks Pesantren Tahfizhil Quran Al-Mustaqimiyyah, Bogor, Jawa Barat, Senin 19 Desember 2016. Perhelatan akbar ini, diikuti sebanyak 130 peserta dari 42 pondok pesantren se-Kabupaten dan Kota Bogor.

"Kita ingin melestarikan budaya membaca Kitab Kuning yang mulai dilupakan masyarakat. Selain itu, kita ingin mencari santri unggulan," papar Deni usai membuka Bogor Festival Kitab Kuning 2016 yang dihadiri pejabat setempat serta pemuka agama dari berbagai pondok pesantren se-Bogor.

Kata Deni, banyak sekali maha karya Ulama Kitab Kuning Nusantara yang sarat makna. Kitab Nihayatuz Zain karya Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani misalnya.

"Mari kita songsong era kebangkitan Islam di Nusantara. Kita harus siapkan generasi muda dengan ilmu agama yang mumpuni, termasuk Kitab Kuning," papar tokoh Masjid An Nahl BSD City, Serpong, Tangerang, Banten ini.

"Tangan kanan harus pegang hapalan Quran sebagai pokok dan tangan kiri harus pegang pemahaman Kitab Kuning sebagai penunjang, dua hal itu adalah modal utama bagi generasi muda untuk menyongsong kebangkitan Islam," ungkapnya.

Dalam acara ini, orang dekat Luhut Panjaitan ini menyediakan sejumlah hadiah menarik bagi juara Bogor Kitab Kuning Festival 2016. "Saya telah siapkan hadiah umroh serta logam mulia untuk peserta terbaik satu, dan peserta terbaik dua sampai enam akan diberikan logam mulia masing-masing seberat lima gram," papar Deni.

KH Deden Muhammad Makhyarudin yang menjadi salah satu inisiator acara ini menuturkan, Bogor Kitab Kuning Festival 2016 merupakan langkah awal untuk membumikan Kitab Kuning di Nusantara. Tahap awaknya diawali di Kabupaten dan Kotamadya Bogor.

"Ini baru gebrakan awal karena tahun depan kami ingin peserta diperluas menjadi se-Provinsi Jawa Barat," kata Deden.

Setelah melalui penilaian dari dewan juri, lima peserta terbaik diraih Nurlaila dari Ponpes Al-Fatimiyah Gunung Putri, Khaerul Anam dari Ponpes Azzaeni, M Nurul Fikri dari Ponpes Al-Fatimiyah, M Mukhlasin Alifi dari Ponpes Al-Umm Pagentongan, dan Dede Ahmad Hidayatullah dari Ponpes Nurul Hidayah. Atas prestasi ini, mereka berhak atas hadiah berupa, masing masing logam mulia seberat lima gram serta uang pembinaan.
(kri)
Berita Terkait
Mempelajari Peradaban...
Mempelajari Peradaban Islam Indonesia di Pameran Misykat Museum Nasional
Program Pendidikan Islam...
Program Pendidikan Islam Kemenag Papua, Yan Permenas Mandenas Tekankan Pentingnya Pendidikan Keagamaan
Guru Pendidikan Agama...
Guru Pendidikan Agama Islam Gelar Aksi di Kemenag, Desak Percepatan PPG PAI
Negara dengan Penganut...
Negara dengan Penganut Islam Sunni Terbanyak di Dunia
SYIAR: Memahami Islam...
SYIAR: Memahami Islam Wasathi
SYIAR: Hilangnya Kehebatan...
SYIAR: Hilangnya Kehebatan Islam
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved