Soal Tudingan Pengalihan Isu, Polri Disarankan Tak Perlu Reaktif

Sabtu, 17 Desember 2016 - 17:59 WIB
Soal Tudingan Pengalihan...
Soal Tudingan Pengalihan Isu, Polri Disarankan Tak Perlu Reaktif
A A A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri disarankan tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap adanya penilaian pengungkapan kasus terorisme untuk mengalihkan isu kasus Gubernur DKI Jakarta (Ahok).

Sikap reaktif dinilai justru akan menimbulkan kesan negatif bagi kepolisian. "Sikap reaktif Polri bisa merugikan Polri sendiri dan bahkan bisa mengundang stigma bahwa Polri arogan. Lebih jauh publik bisa semakin tidak respek dengan Polri," ujar Ketua Presidium Perhimpunan Masyarkat Madani (Prima) Sya'roni di Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

Pada Jumat 16 Desember 2016, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meminta klarifikasi anggota Komisi III DPR Eko Hendro Purnomo terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan dirinya menyatakan pengungkapan bom bekasi pengalihan isu Ahok.

Seusai memberikan klarifikasi, mantan komedian yang biasa disapa Eko Patrio itu membantah pernah memberikan pernyataan tersebut.

Bahkan Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta itu meminta tujuh media yang memberitakan tentang dirinya memberi klarifikasi. (Baca juga: Eko Patrio Minta Klarifikasi Tujuh Media Online)

Sya'roni menyarakan Polri mengambil sikap lebih bijak untuk meyakinkan publik dengan menunjukkan bukti-bukti konkret terkait penangkapan teroris.

Dengan demikian, kata dia, tidak ada peluang bagi publik untuk menuding pengungkapan kasus terorisme sebagai upaya pengalihan isu.
(dam)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Emak-emak Geruduk Balai...
Emak-emak Geruduk Balai Desa, Tuntut Penuntasan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Keterbelakangan Mental
Komnas PA Minta Pelaku...
Komnas PA Minta Pelaku Persetubuhan 2 Anak Kandung Dihukum Berat
Ini Modus Bos Jasa Keuangan...
Ini Modus Bos Jasa Keuangan Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretarisnya
Astaga, Guru Ngaji di...
Astaga, Guru Ngaji di Pringsewu Tega Jejali 2 Muridnya Obat Perangsang Hingga Kejang-kejang
Lakukan Pelecehan Seksual...
Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretaris, Bos Jasa Keuangan Ini Diciduk Polisi
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved