Pemerintah Harus Tegas Tangani Pengaruh ISIS di Indonesia
Senin, 12 Desember 2016 - 03:42 WIB
Pemerintah Harus Tegas Tangani Pengaruh ISIS di Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Keberadaan dan perkembangan ISIS di wilayah ASEAN harus cepat dihadapi, terlebih Indonesia jaraknya sangat dekat dengan Filipina dan juga punya kultur yang sama. Sehingga bisa memudahkan ISIS masuk ke Indonesia.
Menurut pengamat intelijen, Susaningtyas Kertapati atau Nuning mengatakan, dari masalah teroris yang perlu diwaspadai adalah aliran radikal dengan ISIS.
Maka dari itu, Indonesia harus tegas dalam menangani ormas yang jadi penghubung atau proxy bagi ISIS. "Segala hal yang antiPancasila itu layak untuk ditindak secara tegas," kata Nuning saat dihubungi, Jakarta, Minggu (11/12/2016).
Nuning menjelaskan, ISIS memiliki kemungkinan telah menanam bibit pemahaman infiltrasi pada ormas di Indonesia dengan melihat embrio yang menerima paham ISIS.
"Kemungkinan bisa terjadi, terlebih sekarang itu banyak aliran yang embrionya dapat menerima visi dan misi ISIS dengan gerakan Islam radikal lama dan penyebarannya ada di daerah-daerah," jelasnya.
Maka dari itu, nuning meminta seluruh elemen baik masyarakat, TNI, Polri dan BIN untuk mewaspadai aliran radikal yang berbau ideoligi ISIS. "Supaya mereka meredam dan tidak bergerak untuk melakukan hal yang mengancam kedaulatan NKRI," tutur Nuning.
Menurut pengamat intelijen, Susaningtyas Kertapati atau Nuning mengatakan, dari masalah teroris yang perlu diwaspadai adalah aliran radikal dengan ISIS.
Maka dari itu, Indonesia harus tegas dalam menangani ormas yang jadi penghubung atau proxy bagi ISIS. "Segala hal yang antiPancasila itu layak untuk ditindak secara tegas," kata Nuning saat dihubungi, Jakarta, Minggu (11/12/2016).
Nuning menjelaskan, ISIS memiliki kemungkinan telah menanam bibit pemahaman infiltrasi pada ormas di Indonesia dengan melihat embrio yang menerima paham ISIS.
"Kemungkinan bisa terjadi, terlebih sekarang itu banyak aliran yang embrionya dapat menerima visi dan misi ISIS dengan gerakan Islam radikal lama dan penyebarannya ada di daerah-daerah," jelasnya.
Maka dari itu, nuning meminta seluruh elemen baik masyarakat, TNI, Polri dan BIN untuk mewaspadai aliran radikal yang berbau ideoligi ISIS. "Supaya mereka meredam dan tidak bergerak untuk melakukan hal yang mengancam kedaulatan NKRI," tutur Nuning.
(maf)