Kerap Bikin Gaduh, DPR Diminta Rekomendasi Berhentikan Kapolri

Senin, 28 November 2016 - 12:56 WIB
Kerap Bikin Gaduh, DPR...
Kerap Bikin Gaduh, DPR Diminta Rekomendasi Berhentikan Kapolri
A A A
JAKARTA - Sejumlah pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait rencana aksi Bela Islam III pada Jumat 2 Desember 2016 berbuntut panjang dan bikin gaduh. Atas kondisi ini, Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) mengadukan Tito ke Komisi III DPR hari ini.

‎GSI mendesak Komisi III DPR untuk segera merekomendasi pemberhentian Tito Karnavian dari jabatan Kapolri‎. Adapun pernyataan Tito yang dipersoalkan adalah soal indikasi makar serta larangan aksi Bela Islam III digelar di jalanan protokol.

Pernyataan indikasi makar yang disampaikan Tito dianggap tidak tepat. "Faktanya tanggal 25 November tidak ada aksi unjuk rasa di DPR, apalagi makar dengan menguasai DPR,"‎ kata Ketua GSI Ratna Sarumpaet di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Lalu soal pernyataan Tito yang seolah melarang aksi Bela Islam III dikritiknya. Sebab tidak ada larangan untuk berdemo di jalan protokol, menurut Pasal 9 Ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998.

Kemudian, pernyataan Tito yang menilai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak bermaksud menghina agama Islam. "Soal ada maksud atau tidak ada maksud adalah domain pengadilan untuk memenuhi unsur 'dengan sengaja' dalam rumusan pasal yang didakwakan," ‎tuturnya.

Ratna mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak boleh mendahului putusan pengadilan, apalagi bersikap seperti penasihat hukum Ahok.

‎GSI menduga Tito melanggar UU Nomor 9 Tahun 1999 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Umum di Muka Umum, UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kapolri.

"Jadi kami ingin mendesak Komisi III untuk segera merekomendasi pemberhentian sebagai Kapolri," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Emak-emak Geruduk Balai...
Emak-emak Geruduk Balai Desa, Tuntut Penuntasan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Keterbelakangan Mental
Komnas PA Minta Pelaku...
Komnas PA Minta Pelaku Persetubuhan 2 Anak Kandung Dihukum Berat
Ini Modus Bos Jasa Keuangan...
Ini Modus Bos Jasa Keuangan Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretarisnya
Astaga, Guru Ngaji di...
Astaga, Guru Ngaji di Pringsewu Tega Jejali 2 Muridnya Obat Perangsang Hingga Kejang-kejang
Lakukan Pelecehan Seksual...
Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretaris, Bos Jasa Keuangan Ini Diciduk Polisi
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved