DPR Akan Tanya ke Kapolri dari Soal Makar hingga Kasus Ahok

Senin, 28 November 2016 - 10:50 WIB
DPR Akan Tanya ke Kapolri...
DPR Akan Tanya ke Kapolri dari Soal Makar hingga Kasus Ahok
A A A
JAKARTA - Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dijadwalkan hari ini ditunda sampai Senin 5 Desember 2016 mendatang.

Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memahami, bahwa tugas-tugas mendesak yang harus diselesaikan Kapolri dalam rangka pengamanan unjuk rasa bela Islam III pada 2 Desember 2016 yang akan datang jauh lebih penting.

Dalam RDP mendatang, komisi III kata Bamsoet, akan mempertanyakan dan mendalami pernyataan Kapolri dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang adanya upaya makar dengan menunggangi rencana aksi damai 2.12 yang tentunya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Terutama karena pernyataan itu dianggapnya agak sensitif dalam konteks perpolitikan nasional dan berpotensi mengganggu perekonomian.‎

"Pertama, apakah identitas sosok-sosok petualang politik yang ingin melakukan makar itu sudah teridentifikasi dan kapan akan diumumkan kepada publik?" kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/11/2016).

Kedua lanjut dia, rapat-rapat yang mengagendakan makar dan ingin menguasai Gedung DPR diselenggarakan di mana saja, lalu siapa politisi yang dimaksud yang menjadi peserta rapat-rapat itu.‎

"Ketiga, Bagaimana Polri akan memperlakukan para perencana makar itu, termasuk para peserta rapat?" ungkapnya

Keempat kata dia, apakah pelaku hoax rush money itu memiliki keterkaitan dengan para peserta rapat yang merencanakan makar.

"Kelima, sudah sejauh mana penanganan atau penyelidikan terhadap aktor-aktor politik yang menunggangi aksi damai 4.11 yang berujung pada kerusuhan itu, ‎dan akan berlangsung berapa lama situasi dan kondisi was-was ini akan berlangsung," ucapnya.

"Pertanyaan-pertanyaan itu penting, mengingat beberapa elemen masyarakat mengeluh karena situasi akhir-akhir ini dirasakan kurang kondusif," katanya.

Dia menambahkan, banyak pihak mengaitkan situasi tidak kondusif sekarang ini dengan cara polisi yang cenderung refresif dalam menangani aksi damai bela Islam jilid I, II, dan III.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada Polri yang dalam tempo singkat telah menyelesaikan pemeriksaan dan melimpahkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok itu ke Kejaksaan Agung (Kejagung)," ungkapnya.

Sehingga bola panas tersebut kini ada di tangan Kejagung. "Kendati bola panas kasus Ahok tidak lagi di tangan kepolisian, namun Komisi III DPR RI tetap akan mempertanyakan kesiapan Polri dalam mengantisipasi keputusan akhir atas kasus Ahok yang dapat dipastikan, apapun keputusannya akan menimbulkan pro kontra di ruang publik, dan itu tetap menjadi tanggung jawab Polri," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Polri Siaga Kamtibmas...
Polri Siaga Kamtibmas Menjelang HUT OPM 1 Desember
Aliansi BEM SI Orasi...
Aliansi BEM SI Orasi di Bundaran Patung Kuda, TNI-Polri Siaga
Karawang-Depok Siaga...
Karawang-Depok Siaga I COVID-19, Gubernur Jabar Minta Bantuan TNI/Polri
Antisipasi Aksi Massa,...
Antisipasi Aksi Massa, Mobil Baracuda dan Ratusan Personel TNI-Polri Sudah Siaga di Gedung DPR
Kapolri Geser 2 Jenderal...
Kapolri Geser 2 Jenderal dan 1 Kombes ke Baintelkam pada Mutasi Desember 2025
Manajemen Arema FC Tidak...
Manajemen Arema FC Tidak Empati, Aremania Minta Maaf kepada Insan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved