Dua Tahun Dipimpin Prasetyo, Reformasi Birokrasi Kejagung Mandek

Senin, 21 November 2016 - 15:29 WIB
Dua Tahun Dipimpin Prasetyo,...
Dua Tahun Dipimpin Prasetyo, Reformasi Birokrasi Kejagung Mandek
A A A
JAKARTA - Dua tahun memimpin Kejaksaan Agung (Kejagung), HM Prasetyo dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Salah satu yang kini menjadi sorotan publik menyangkut mandeknya reformasi birokrasi di internal Korps Adhyaksa itu.

Berdasarkan catatan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) Fakultas Hukum Indonesia (FHUI), promosi dan mutasi menjadi persoalan utama yang harus diperbaiki di internal Kejagung. Peraturan Jaksa Agung Nomor 49 Tahun 2011 yang mengatur promosi dan mutasi masih memiliki celah sehingga sistem promosi dan mutasi dilakukan secara subjektif.

"Sehingga ukuran prestasi dan peniliaian kinerja menjadi kurang akuntabel," ujar Koordinator MaPPI Choky Ramadhan kepada Sindonews, Senin (21/11/2016).

Menurutnya, mutasi dan promosi harus diatur berdasarkan prestasi serta penilaian kinerja. Namun kata dia, sudah lima tahun berlalu, belum ada peraturan sebagai acuan penilaian kinerja.

Dia menambahkan, dalam Peraturan Jaksa Agung Nomor 32 Tahun 2010 bahwa Wakil Jaksa Agung memegang peranan sebagai penanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan informasi publik di Kejaksaan.

"Pejabat Plt jelas akan berdampak pada upaya-upaya melakukan reformasi birokrasi di tubuh Kejaksaan," ucapnya. (Baca: Dapat Rapor Merah dari ICW, Begini Reaksi Jaksa Agung)

Dia menerangkan, Kejaksaan sebenarnya sudah memiliki berbagai instrumen sebagai pedoman mewujudkan reformasi birokrasi. Beberapa di antaranya, audit tata kepemerintahan pada Kejaksaan (2001), agenda pembaruan Kejaksaan (2003), cetak biru pembaruan Kejaksaan (2005), program reformasi birokrasi (2008), dan profil Kejaksaan (2009).

Dia menyayangkan, instrumen tersebut belum digunakan secara optimal untuk melakukan reformasi birokrasi. "Kondisi reformasi birokrasi saat ini di Kejaksaan seperti berjalan di tempat," katanya.
(kur)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved