Bertemu Prabowo, Jokowi Dinilai Tengah Melirik Figur Lain

Minggu, 20 November 2016 - 15:09 WIB
Bertemu Prabowo, Jokowi...
Bertemu Prabowo, Jokowi Dinilai Tengah Melirik Figur Lain
A A A
JAKARTA - Tidak sedikit kalangan menilai pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto‎ yang terbilang semakin 'mesra' belakangan ini sekadar pertemuan biasa sembari menikmati Nasi Goreng, Ikan Bakar dan secangkir teh yang membahas masalah kondisi bangsa secara umum.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno mengatakan, pertemuan dua tokoh nasional tersebut‎ erat kaitannya dengan nuansa politik pasca aksi 4 November 2016. Menurutnya, suka tidak suka aksi 4 November mampu mendorong penegakan hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama.

"Saya menduga kunjungan Probowo ke Istana kali ini berkaitan dengan peta politik setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka‎," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Minggu (20/11/2016).

Adi menilai, penetapan tersangka terhadap Ahok bukan perkara mudah, jika hal ini dikaitkan dengan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut. Menurutnya, penetapan Ahok sebagai tersangka memiliki dampak terhadap elektabilitas Ahok yang dianggap cenderung menurun.

Sementara itu, penetapan tersangka terhadap Ahok semakin menjawab pertanyaan publik bahwa tidak ada perlindungan secara politik dari kekuasaan saat ini. Menurutnya, proses penegakan hukum yang transparan memperlihatkan hilangnya intervensi pemerintah dalam kasus ini.

"Namun, di balik ditetapkannya Ahok sebagai tersangka membuat hubungan Jokowi dan Ahok renggang. Jokowi tak berkutik dibrondong desakan umat Islam yang meminta Ahok ditangkap," ungkapnya.

Peneliti Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) UIN ini menilai, perlahan tapi pasti Jokowi yang dianggap sebagian publik telah melindungi Ahok tengah melirik figur lain yang diusung pihak lain dalam hal kelompok Prabowo Subianto. Menurut Adi, terlalu berat beban Jokowi jika terus-terusan tersandera kasus Ahok.

Adi melihat, kecenderungan secara politik Jokowi akan memilih dan melirik Anies Baswedan untuk memimpin ibu kota periode selanjutnya. Katanya, Anies bukan lah figur baru di mata Presiden Jokowi. Anies pernah dipercaya Jokowi untuk membantunya pada pemilu presiden lalu, sebelum dipercaya mengisi salah satu pos menteri kabinet kerja‎.

‎"Pada titik inilah kemudian pertemuan kedua Jokowi dengan Prabowo di Istana kali ini bisa dibaca sebagai upaya untuk menjajal kemungkinan dukungan Istana ke Anies Baswedan. Ahok tak lagi jadi prioritas dukungan Istana," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved