Rizieq dkk Minta Bantuan DPR Ungkap Pelaku Kericuhan 4 November

Kamis, 17 November 2016 - 20:22 WIB
Rizieq dkk Minta Bantuan...
Rizieq dkk Minta Bantuan DPR Ungkap Pelaku Kericuhan 4 November
A A A
JAKARTA - ‎Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) meminta DPR membentuk panitia khusus (pansus) untuk menelusuri penyebab kericuhan usai aksi demonstrasi 4 November 2016.

GNPF-MUI menganggap kerusuhan yang terjadi usai demonstrasi aksi Bela Islam II sebagai sebuah tragedi.

Menurut mereka, banyak di antara para demonstran yang menjadi korban luka, bahkan meninggal dunia akibat tindakan represif aparat kepolisian saat itu.

Usulan pembentukan Pansus Tragedi 4 November itu muncul dalam pertemuan antara GNPF-MUI dan Ketua DPR Ade Komarudin dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan dan Agus Hermanto.

"‎Kami mau dibuatkan Pansus tragedi 411 (4 November 2016)," ujar Perwakilan GNPF-MUI, Egi Sudjana ‎dalam pertemuan itu di Ruang Rapat Pimpinan DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Menurut dia, DPR perlu melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. "2,5 juta orang enggak boleh diabaikan," ujarnya.

‎Hal senada dikatakan oleh Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI sekaligus Ketua Front Pembela Islam Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Dia yakin aparat kepolisian yang menembakkan gas air mata ke arah para demonstran saat itu bukan atas perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian maupun Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Menurut Rizieq, Kapolri dan Panglima TNI justru mengimbau aparat kepolisian untuk menghentikan tembakan gas air mata.

"‎DPR kami harap menjalankan fungsinya untuk mendalami, siapapun yang memberikan komando untuk melakukan tembakan itu tidak sesuai dengan protap (prosedur tetap)," kata Rizieq.
(dam)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Emak-emak Geruduk Balai...
Emak-emak Geruduk Balai Desa, Tuntut Penuntasan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Keterbelakangan Mental
4 Karyawati di Cikarang...
4 Karyawati di Cikarang Diduga Dilecehkan Atasan
Trump Dituduh Melakukan...
Trump Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mantan Model
Ribuan Orang Demo Tuntut...
Ribuan Orang Demo Tuntut Ungkap Otak Pelecehan Simbol Negara
Kronologi Pelecehan...
Kronologi Pelecehan terhadap Jurnalis Perempuan di KRL
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
Takut Ditangkap ICC,...
Takut Ditangkap ICC, Netanyahu Minta Bantuan Inggris dan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved