Ruhut Nasihati SBY agar Kepala Tetap Dingin

Rabu, 02 November 2016 - 23:09 WIB
Ruhut Nasihati SBY agar...
Ruhut Nasihati SBY agar Kepala Tetap Dingin
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta untuk tetap bersikap tenang dan sabar meski hati sedang panas.

Nasihat itu disampaikan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menanggapi pidato politik SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016) siang. "Pak SBY, hati boleh panas tapi kepala harus dingin. Bapak adalah negarawan," ujar Ruhut saat dihubungi wartawan, Rabu (2/11).

Seperti diketahui, dalam konferensi pers di Cikeas siang tadi, SBY tidak terima dengan informasi yang menyebutkan rencana aksi demonstrasi 4 November 2016 digerakkan oleh partai politik. (Baca juga: SBY Tak Terima Dituding sebagai Aktor Demo 4 November)

Ruhut menolak pemerintah yang dipimpin Jokowi dituding tengah melakukan segenap upaya untuk menjatuhkan SBY. Terlebih, kata dia, jika anggapan itu dikaitkan dengan gelaran Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Aku yakin Pemerintah Jokowi yang aku dukung tidak melakukan itu," kata Ruhut.

Ruhut justru menuding para pembisik SBY sebagai biang keladi di balik kemarahan SBY di Cikeas. Para pembisik disebut Ruhut tidak memberikan data yang benar tentang situasi yang terjadi sehingga memicu kemarahan SBY.

"Orang-orang di lingkungan Pak SBY tolong kajilah info yang benar sebelum diberi ke Pak SBY. Beliau ini negarawan," tuturnya.

Dia mencontohkan adanya bisikan yang menyebutkan karier anak sulung SBY Agus Harimurti Yudhoyono akan terganggu di era Jokowi. Tapi faktanya, karier Agus mulus dan segera naik pangkat menjadi kolonel. Atas bisikan itu juga akhirnya Agus diusung sebagai cagub.

"Aku enggak sejalan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) jadi gubernur makanya aku mundur. Aku maunya AHY sampai jenderal," katanya.

Selain pembisik SBY, Ruhut juga mempermasalahkan perkembangan penggunaan media sosial yang tanpa batas hingga mudah membuat adu domba di negeri ini.

"Sekarang era media sosial, jadi jangan sensitif menanggapinya. Memang medsos kebangetan mengadu domba. Jadi apa yang dikatakan Pak SBY itu semua dari pemberitaan medsos," kata Anggota Komisi III DPR itu.
(dam)
Berita Terkait
Awas Banjir, BPBD DKI:...
Awas Banjir, BPBD DKI: Sunter Hulu Siaga I
Awas Banjir, Dua Pintu...
Awas Banjir, Dua Pintu Air di Jakarta Siaga I
Teluk Memanas, Indonesia...
Teluk Memanas, Indonesia Siaga
Waspada, Pintu Air Kali...
Waspada, Pintu Air Kali Angke Perumahan Ciledug Indah Siaga I
Bandung Raya Siaga I,...
Bandung Raya Siaga I, Petugas Gabungan Gencarkan Operasi Yustisi Prokes
Kali Angke Siaga I,...
Kali Angke Siaga I, Warga Perumahan Ciledug Mulai Ungsikan Kendaraan
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved