Kasus Pungli, Polda Periksa Rekaman CCTV Lantai 6 dan 12 Kemenhub
Kamis, 13 Oktober 2016 - 23:06 WIB
Kasus Pungli, Polda Periksa Rekaman CCTV Lantai 6 dan 12 Kemenhub
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan terkait pungli di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penyidik juga telah mengambil rekaman CCTV (Circuit Closed Television).
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Fadil Imran mengatakan, CCTV tersebut adalah rekaman di Lantai 6 dan Lantai 12. Pengambilan CCTV tersebut untuk kepentingan penyidikan terkait pungli di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kemenhub.
"Ini kita ambil sebagai salah satu alat untuk melengkapi penyelidikan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/10/2016).
Seperti diketahui, tim Satgas dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pada Selasa 11 Oktober 2016 lalu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kemenhub. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga orang PNS dan tiga warga sipil di Lantai 6 dan Lantai 12 Kantor Kemenhub.
Tiga orang PNS yang tertangkap yakni Meizi Syelfia (Kasi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal), Endang Sudarmono (Ahli Ukur Direktorat Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal) dan Abdul Rosyid (petugas di loket UPT di Lantai 6). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga warga sipil dilepas.
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Fadil Imran mengatakan, CCTV tersebut adalah rekaman di Lantai 6 dan Lantai 12. Pengambilan CCTV tersebut untuk kepentingan penyidikan terkait pungli di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kemenhub.
"Ini kita ambil sebagai salah satu alat untuk melengkapi penyelidikan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/10/2016).
Seperti diketahui, tim Satgas dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pada Selasa 11 Oktober 2016 lalu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kemenhub. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga orang PNS dan tiga warga sipil di Lantai 6 dan Lantai 12 Kantor Kemenhub.
Tiga orang PNS yang tertangkap yakni Meizi Syelfia (Kasi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal), Endang Sudarmono (Ahli Ukur Direktorat Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal) dan Abdul Rosyid (petugas di loket UPT di Lantai 6). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga warga sipil dilepas.
(kri)